Anwar Ajak Warga Bijak Pilih Pemimpin untuk Perubahan Lingga Lebih Baik

Anwar Ajak Warga Bijak Pilih Pemimpin untuk Perubahan Lingga Lebih Baik

Anggota DPRD Lingga, Anwar (Foto:istimewa)

Lingga - Pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020 sudah semakin dekat. Kabupaten Lingga, menjadi salah satu daerah yang ikut menggelar pesta demokrasi tersebut untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati.

Tak bisa dipungkiri, ada masyarakat Negeri Bunda Tanah Melayu yang ingin melanjutkan pembangunan atau pun ganti Bupati baru.

Menurut Anggota DPRD Lingga, Anwar, terkait lanjutkan atau ganti pemimpin baru tentunya sudah tertanam di hati masyarakat Lingga. Namun, sebagian diantaranya tidak mau mengungkapkannya ke ruang publik.

"Pandangan ini muncul karena ada dua hal. Pertama jika berkata dilanjutkan, itu berarti kinerja pemerintah selama 4 tahun belakangan ini sudah berhasil dan menjawab harapan masyarakat mulai dari pembangunan yang dibuktikan dengan pembangunan fisik sesuai visi misi saat mencalonkan pada tahun 2014 lalu," kata dia kepada Batamnews, Selasa (24/11/2020).

Ia mencontohkan pembangunan fisik yang dimaksud seperti misalnya pembangunan jalan serta jembatan penghubung dari kabupaten menuju kecamatan dan desa. Sedangkan di bidang pendidikan sendiri, ia menilai juga masih banyak kekurangan seperti masih banyaknya gedung sekolah yang bocor, baik di tingkat SD maupun SMP.

"Kualitas tenaga pendidik, kurangnya teknologi serta banyaknya transfortasi anak-anak yang tidak layak dipakai juga ada. Ini perlu jadi perhatian kita kedepannya," ucap Anwar.

Sedangkan di bidang kesehatan, juga ada beberapa hal yang belum bisa teratasi dengan baik. Seperti tidak tersedianya dokter spesialis serta kurangnya peralatan kesehatan. Begitu juga di bidang pertanian dan peternakan, dimana menurutnya sawah belum berhasil, tidak ada pupuk gratis, serta belum adanya setra peternakan.

"Untuk bidang perikanan, kita tahu sendiri tambak udang gagal, tidak maksimalnya penyuluh perikanan, program bantuan perikanan tidak tepat sasaran. Yang paling memperihatinkan adalah tidak adanya lapangan pekerjaan alias banyaknya pengangguran," jelasnya.

"Tak ada seorang pun berhak mengganti Bupati secara langsung, akan tetapi boleh menggantinya lewat pemilihan langsung dengan tidak memilihnya alias ganti Bupati ataupun memilihnya kembali," sambung Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Lingga ini.

Dengan demikian, Anwar pun mengajak masyarakat Lingga dalam memilih pemimpin dapat kiranya benar-benar memilih orang yang layak untuk menjadi pemimpin. Bukan memilih berdasarkan marga, agama, letak wilayah, partai politik, dan lain sebagainya.

"Saya berharap masyarakat Lingga tidak salah pilih dan memilih berdasarkan penilaian sendiri bukan karena uang, tekanan jabatan bagi PNS dari pihak manapun. Sehingga pemilihan langsung yang akan digelar pada tanggal 9 Desember nanti benar-benar momentum menentukan kemajuan daerah ini. Salam perubahan untuk Lingga yang lebih baik," pungkasnya.


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews