Pjs Gubernur: Validitas Data Kependudukan Dukung Kesuksesan Pilkada Kepri

Pjs Gubernur: Validitas Data Kependudukan Dukung Kesuksesan Pilkada Kepri

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Sutana/batamnews)

Tanjungpinang - Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menyampaikan bahwa salah satu elemen dalam menyukseskan pelaksanaan pilkada adalah dukungan data kependudukan yang valid. 

Ketika data kependudukan disajikan dengan benar maka kepercayaan publik kepada penyelenggara negara akan semakin meningkat dan membaik.

"Tugas kita adalah menyajikan data pemilih yang akurat pada pilkada 2020 ini. Jangan sampai masyakat hilang hak pilihnya karena tidak terdaftar di DPT," kata Bahtiar di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat (2/10/2020) kemarin.

Menurut Bahtiar, KPU, Bawaslu serta Pemerintah daerah, baik pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota masih memiliki waktu yang cukup untuk melakukan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada tahun 2020 ini. 

"Kita sudah dapat DP4 dari Kemendagri telah diserahkan ke KPU dan Bawaslu untuk melakukan pencocokan pencoklitan. Setelah itu keluarlah DPS. DPS dapat diperbaiki jika ada data yang perlu perbaikan. Jadwal penetapan DPT tanggal 22 Oktober, masih ada waktu kita untuk membuat data ini sempurna," tuturnya.

Kepada Disdukcapil provinsi dan kabupaten/kota serta KPU dan Bawaslu, Bahtiar menyarankan agar tetap solid bekerjasama dalam pengesahan penetapan DPT karena hal ini tidak dapat dilakukan secara parsial. 

Kerjsama yang baik dapat meminimalisir berbagai masalah yang akan timbul di kemudian hari.

"Bikin tim kecil bersama KPU dan Bawaslu. Sisir bersama-sama, kalau perlu kita cek satu persatu. Pastikan ini benar serius kita mencocokan. Jangan di terakhir-terakhir ada masalah, kita ribut dan saling menyalhakan antar sesama penyelenggara Negara," sarannya.

Kepada seluruh masyarakat Kepri, Bahtiar juga mengimbau untuk aktif mengecek datanya sebagai pemilih di KPU masing-masing. 

Tujuannya tiada lain adalah untuk memastikan pasrtisipasinya sebagai pemilih dalam pilkada nanti sehingga haknya sebagai warga negara tidak hilang begitu saja.

"Mohon seluruh masyarakat partispasinya untuk bersama  sukseskan pilkada. Masyarakat harus aktif mengecek, nama sebagai pemilih sudah terdaftar dalam TPS," ajaknya.

Terakhir, dirinya menyampaikan bahwa kesuksesan pelaksanaan pilkada 2020  ini tidak bisa dilakukan hanya oleh satu lembaga penyelenggara pemerintahan namun harus dilakukan bersama. 

Kerjasama, kesolidan antar lembaga pemerintahan serta parstisipasi aktif dari masyarakat adalah modal besar untuk mendukung kelancaran pilkada.

"Saya mau pilkada sukses bersama-sama. Termasuk sukses menyediakan daftar pemilih, tidak terjadi sengketa yang bisa mengganggu suasana kita pillkada serentak 2020 serta sukses terhindar dari penyebaran Covid-19," tutupnya. 
 

(sut)