Cegah Corona, Peserta Hingga Dewan Juri MTQ VII Kepri Jalani Rapid Test
Peserta MTQ VII Kepri menjalani rapid test di Tanjungpinang. (Foto: Sutana/batamnews)
Tanjungpinang - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi VIII akan digelar pada 19-24 September dan dilaksanakan di Ibukota Provinsi Kepri Tanjungpinang.
Dalam ajang yang berlangsung di tengah pandemi Corona ini, panitia mewajibkan peserta, panitia, dewan hakim atau juri, tamu undangan dan semua yang terlibat wajib menjalani tes cepat (rapid test) dan sebagian diantaranya harus dites usap (swab).
"Ya sejak Sabtu (12/9/2020) lalu hingga Kamis (17/9/2020) kita lakukan rapid test kepada semua yang terlibat dalam acara MTQ Kepri ini," kata Kepala Biro Kesra Provinsi Kepri Aiyub di Tanjungpinang, Jumat (18/9/2020).
Bahkan lanjut Aiyub, peserta MTQ dari Kabupaten/Kota se Kepri diwajibkan juga untuk rapid test. Untuk rapid tes peserta MTQ dari Kabupaten/Kota dilakukan oleh pemerintah daerah masing-masing.
Sementara rapid test yang dilakukan Pemprov Kepri yakni kepada dewan hakim provinsi, panitia, tamu undangan dan juga lainnya termasuk pengisi acara hiburan wajib rapid test.
Sedangkan ditambahkan Aiyub, untuk dewan hakim nasional tidak dirapid test, melainkan dilakukan swab, hal ini karena mengingat juri nasoonal berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
"Dewan hakim nasional ada 15 orang, dan saat ini sudah dilakukan Swab dan semua dalam keadaan sehat bebas dari Covid-19. Kalau untuk semua yang terlibat MTQ dan yang dirapid test jumlahnya ratusan bahkan lebih dari seribu bila digabung," tuturnya.
Sebelumnya Ketua Panitia MTQ Provinsi ke VIII 2020 TS Arif Fadillah menyampaikan kegiatan rapid test merupakan bagian dari upaya panitia untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Pihaknya tidak mau jika pelaksanaan MTQ menjadi klaster baru penyebaran virus.
"Jadi seluruh rangkaian pelaksanaan MTQ tidak akan terlewatkan satupun dari penerapan protokol kesehatan Covid-19 agar semuanya aman dan acara dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya," ungkap Arif Fadillah.
Dikatakan Arif, nantinya setiap pelaksanaan akan diawasi secara ketat dengan menerapkan protokol kesehatan untuk menjamin pelaksanaan acara bersih dan aman dari Covid-19.
Kepada seluruh peserta yang terlibat, khususnya kepada Kafilah yang akan mengikuti pelaksanaan MTQ, Arif menghimbau agar selalu menjaga kesehatan, tanamkan pola hidup bersih sehingga sepanjang mengikuti MTQ dalam keadaan sehat.
Pihaknya juga menginstruksikan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kepri untuk bergerak cepat membuat semacam buku panduan atau SOP untuk setiap orang yang terlibat MTQ ini.
"Buku panduan itu mengatur bagaimana tata cara pelaksanaan acara, apa saja perlengkapan kesehatan yang perlu digunakan untuk menjamin protokol kesehatan ini dapat berjalan baik dan diketahui oleh para kafilah dan undangan," harapnya.

Komentar Via Facebook :