Kinerja KPK Mulai Melemah, Ini Buktinya

Kinerja KPK Mulai Melemah, Ini Buktinya

Ilustrasi penyidik KPK. (foto: poskotanews)

Indrawan

BATAMNEWS.CO.ID, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyebut kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jeblok. Buktinya, menurut Divisi Investigasi ICW Wana Alamsyah, banyak kasus mandek di tingkat penyidikan dan belum sampai tingkat penuntutan.

"Pada semester ini KPK hanya menyidik 10 kasus korupsi dengan kerugian negara dan suap sebesar Rp 106,4 miliar," kata Wana saat jumpa pers "Tren Penyidikan kasus Korupsi Semester I 2015" di Bumbu Desa Menteng, Jakarta, Senin (14/09/2015).

Padahal sebelumnya, kata Wana, lembaga antirasuah itu telah menyelesaikan penyidikan terhadap 15 kasus korupsi dengan kerugian negara sebesar Rp 1,1 triliun sepanjang periode 2010 sampai 2014.

Berdasarkan temuan ICW, lanjut Wana, jumlah kasus korupsi yang statusnya naik menjadi penyidikan cenderung lebih besar dibandingkan dengan rata-rata jumlah kasus korupsi tiap semester, yakni sebesar 253 kasus. Data tersebut berdasarkan kinerja aparat penegak hukum.

"Jadi jumlah kasus yang disidik pada semester ini lebih besar dibanding dengan rata-rata. Jumlah kasus yang disidik sejak semester satu, tahun 2014 sampai semester satu tahun 2015 mengalami stagnasi. Tren kerugian negara justru mengalami penurunan," terang dia.

(ind/rima)

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :