Isdianto Cuti Gubernur Mulai 26 September, Pengganti Ditentukan Mendagri

Gubernur Kepri Isdianto saat dilantik di Istana Negara, beberapa waktu lalu. (Foto: Youtube Setpres)

Tanjungpinang - Isdianto akan maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Kepulauan Riau. Sebagai petahana, dia akan mulai cuti dari jabatan Gubernur Kepri pada 26 September 2020 mendatang. 

Selama cuti, posisi Isdianto sebagai Gubernur akan digantikan oleh pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Dalam Negeri.

"Saya akan mulai cuti 26 September nanti. Sesuai aturan memang saya harus mengajukan cuti karena saya mencalonkan diri sebagai Gubernur Kepri pada pilkada nanti," kata Isdianto, Selasa (18/8/2020).

Selain dirinya, Isdianto juga menyebut cuti diwajibkan bagi seluruh kepala daerah di Kepri yang akan maju kembali dalam Pilkada serentak.

Di Kepri sendiri ada 6 Kabupaten dan Kota yang menggelar pilkada serentak, kecuali Kota Tanjungpinang.

"Ya artinya bila kepala daerah baik bupati wali kota dan juga wakilnya yang akan mencalonkan kembali harus izin cuti. Kalau saya izin ke Mendagri namun untuk bupati dan wali kota izinnya melalui gubernur," ujar Isdianto.

Jika kewenangan penentuan pejabat gubernur ada di tangan Mendagri, maka untuk pejabat wali kota/bupati ditentukan oleh gubernur.

Untuk saat ini tambahnya, penunjukan pejabat wali kota dan bupati di Kepri masih belum ditentukan, namun sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Kepri akan mengisinya.

"Nanti nama-nama Pjs untuk kabupaten dan kota ini tetap kita ajukan ke Kemendagri dan tentunya sesuai yang kita ajukan," sebut Isdianto.

Sebagaimana diketahui, petahana yang mencalonkan diri pada pilkada sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 32 Tahun 2018, maupun Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang mengatur terkait kampanye harus izin cuti.

Sementara untuk jadwal tahapan Pilkada serentak tahun 2020, yakni tanggal 4-6 September 2020 pendaftaran pasangan calon.

Selanjutnya tanggal 23 September 2020 penetapan pasangan calon oleh KPU, dan tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020 masa kampanye dan tanggal 9 Desember 2020 hari pemungutan suara.

(sut)