Serba-serbi Idul Adha 1441 H

Beda Nasib Penjual Ternak Kurban di Batu Besar

Beda Nasib Penjual Ternak Kurban di Batu Besar

Salah satu kandang ternak penyedia hewan kurban di Batu Besar. (Foto: yude/Batamnews)

Batam - Idul Adha 1441 Hijriah, menjadi cerita tersendiri bagi para pengusaha kurban. Mulai dari bayang-bayang pandemi corona, dan pengetatan aturan kesehatan hewan, hingga dampak ekonomi yang dialami masyarakat selama pandemi yang mempengaruhi pembelian hewan kurban

Ali seorang pedagang ternak kurban di Batu Besar, Kecamatan Nongsa mengakui sepinya permintaan pada Idul Adha saat ini. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Ali mengaku penjualan sangat merosot jauh.

“Sangat jauh merosotnya, tahun lalu saja saya bawa sapi sampai 90 ekor, yang terjual 40-an lebih. Sekarang saya cuma bawa sapi 25 ekor, itupun masih ada sisa 3 ekor belum terjual,” kata Ali kepada batamnews, Rabu (29/7/2020)

Begitu juga dengan ternak Kambing, jika dibandingkan tahun lalu, hasil penjualannya sangat jauh berbeda. “Tahun kemarin, bawa 200 lebih, paling sisanya 3-4 ekor. Tahun ini saya bawa 170 ekor, masih sisa banyak, 46 ekor sisanya,” ujar Ali.

Untungnya ia membatasi pasokan jumlah ternak yang didatangkan dari luar daerah untuk dijual di Batam.

“Dari kampung itu udah ada feeling agar jangan bawa banyak (ternak), kambing juga ga berani bawa banyak,” ucap Ali.

Namun berbeda dengan Ali, seorang pedagang ternak lainnya, masih di Batu Besar, yakni Mudakir justru malah banjir orderan.

Mudakir mengaku tahun ini penjualan sukses besar, bahkan melampaui penjualannya pada tahun lalu.

“Nggak ngaruh, malah lebih banyak dari tahun kemarin. Alhamdulillah mungkin memang rezeki saya tahun ini,” katanya kepada batamnews.

Mudakir menyebutkan penjualannya sampai hari ini sudah mencapai 85 persen (dari jumlah stok ternak), bahkan penjualan dilakukan dengan harga yang sama dengan tahun lalu.

“85 persen sudah terjual, puncaknya kan besok sama hari ini, hari lebaran juga masih ada yang nyari,” ucapnya.

Namun Ia tak menampik, jika teman-teman sesama penjual ternak lainnya memang terpengaruh pandemi Covid saat ini.

Bahkan salah satu penjual ternak lainnya menurut dia sampai bongkar kandang, karena masih banyak hewan ternak yang belum terjual.

“Dua hari lalu ada yang bongkar kandang. Mungkin pindah, saya kurang tahu juga,” ujarnya.

(ude)