Takkan Melayu Hilang di Bumi, Komitmen Apri Membumikan Adat Resam

Takkan Melayu Hilang di Bumi, Komitmen Apri Membumikan Adat Resam

Foto: Ary/Batamnews

Bintan - Bupati Bintan, Apri Sujadi menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Adat Melayu (LAM Bintan) Ke III di Gedung Megat Seri Rama Bintan, Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Selasa (27/7/2020).

Apri mengatakan bahwa dirinya bersama seluruh jajaran memiliki komitmen besar untuk melestarikan budaya asli nenek moyang ini. Sederas apapun perkembangan zaman, adat resam dikatakannya masih bisa terus dijadikan pegangan.

"Karena Pulau Bintan yang dikenal dengan Bumi Segantang Lada ini memiliki adat istiadat Melayu yang telah mendarah daging di masyarakat, menjadikan Bintan sebagai daerah yang penuh dengan keramahan dan kesopanan," ujarnya

"Bukan sekedar komitmen, ini sudah menjadi kewajiban bersama. Keberadaan LAM yang menjadi muara dari hajat bersama ini tentu harus mendapat dukungan penuh. Kita yakin, dengan mempertahankan adat budaya sendiri pun kita bisa beradu dengan perkembanga zaman," kata Apri lagi.

Pemkab Bintan dikatakannya mengapresiasi dedikasi dan kontribusi LAM dalam membumikan adat resam Melayu.

Bintan menjadi salah satu destinasi bahari bertaraf Internasional menurutnya harus mempunyai benteng yang kokoh guna menyaring masuknya kebudayaan asing.

Ia juga menegaskan, kendati Melayu menjadi akar dalam keseharian, namun Bintan juga selalu terbuka bagi berbagai etnis lainnya hidup rukun dan berdampingan.

"Terimakasih atas segala dedikasi, ke depan sama-sama kita terus bergandengan menjaga adat resam" terang Apri saat menyerahkan piagam penghargaan dan apresiasi kepada sepuluh Tokoh Ketua LAM Kecamatan," ucapnya.

Plt Ketua LAM Bintan, Datuk Mustafa Abbas mengatakan, masyarakat Melayu adalah masyarakat yang selalu santun dengan keberagaman.

"Petuah orang tua, dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung. Itu yang jadi pegangan bersama," ucapnya.

(ary)