Kabar Duka, Mantan Ketua Komisi III DPRD Kepri Widiastadi Nugroho Meninggal Dunia
Mantan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri dua periode, Widiastadi Nugroho, S.T., atau yang akrab disapa Mas Iik, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026) pukul 06.01 WIB di Batam.
Batam, Batamnews – Kabar duka menyelimuti dunia politik dan masyarakat Provinsi Kepulauan Riau. Mantan Anggota sekaligus Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepri dua periode, Widiastadi Nugroho, S.T., atau yang akrab disapa Mas Iik, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026) pukul 06.01 WIB di Batam.
Informasi yang diterima dari pihak keluarga menyebutkan, almarhum mengembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun. Widiastadi Nugroho yang lahir di Kebumen, Jawa Tengah, pada 19 Oktober 1966 itu dikenal sebagai sosok suami, ayah, dan kakek yang dekat dengan keluarga serta memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat.
Kepergian politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) tersebut meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga rekan-rekan sejawat di dunia politik dan masyarakat Kepulauan Riau yang selama ini mengenalnya sebagai figur pekerja keras dan vokal memperjuangkan kepentingan daerah.
Semasa berkiprah di DPRD Provinsi Kepri, Mas Iik dikenal sebagai salah satu kader terbaik PDI Perjuangan yang memiliki rekam jejak kuat di bidang legislasi dan pengawasan pembangunan. Ia dipercaya menjabat Ketua Komisi III DPRD Kepri selama dua periode berturut-turut, yakni periode 2014–2019 dan 2019–2024.
Selama memimpin komisi tersebut, almarhum aktif mengawal berbagai program pembangunan daerah, khususnya yang berkaitan dengan infrastruktur, penataan ruang, dan sektor-sektor strategis yang menjadi mitra kerja Komisi III. Berbagai gagasan dan kontribusinya dinilai turut memberikan dampak bagi pembangunan Kepulauan Riau.
Jenazah almarhum disemayamkan di kediaman keluarga di Perumahan Taman Duta Mas, Blok A13 Nomor 7-8, Kota Batam.
Pihak keluarga memohon doa serta keikhlasan dari seluruh kerabat, sahabat, kolega, dan masyarakat untuk memaafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum semasa hidupnya.
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un."
Semoga almarhum Widiastadi Nugroho mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa dan khilafnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi musibah ini.
Komentar Via Facebook :