Babat 30 Hektare Eceng Gondok untuk Tingkatkan Kualitas Air Waduk

Babat 30 Hektare Eceng Gondok untuk Tingkatkan Kualitas Air Waduk

Pembersihan waduk Duriangkang dari eceng gondok. (Foto: Dyah/Batamnews)

Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus membersihkan eceng gondok untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas air baku di Waduk Duriangkang. 

Manajer Air Baku BP Batam, Hadjad Widagdo mengatakan pembersihan dilakukan empat hari berturut-turut dalam seminggu, menggunakan mesin harvester.

“Saat ini ada sekitar 30 hektare eceng gondok yang sudah kita bersihkan. Di DAM Duriangkang ada sekitar 180 hektare yang ditumbuhi eceng gondok,” kata Hadjad.

Untuk mempercepat kinerja petugas pembersihan eceng gondok, BP Batam membuat penghalang di atas air untuk menghalangi penyebaran eceng gondok ke tengah waduk, dan menangkap eceng gondok yang terbawa angin ke pinggir.

Alat ini disebut floating barrier, terdiri dari lapisan karet pada bagian atasnya dan ring besi di bawahnya. Panjang alat ini di Waduk Duriangkang, yaitu 200 meter, dan di pasang di dua tempat di waduk duriangkang. 

Dengan menggunakan floating barrier memudahkan kinerja petugas dalam membersihkan eceng gondok. Dimana terbatasnya kecepatan jalan harvester membuat petugas tidak perlu melakukan pembersihan hingga ke tengah danau. 

Dengan kombinasi penggunaan floating barrier dan harvester, dalam satu hari BP Batam mampu menghancurkan enam ribuan meter persegi eceng gondok. 

Hadjad menyebutkan eceng gondok tumbuh karena tingginya kandungan nutrient dalam air baku, hal ini disebabkan oleh pertanian di sekitar waduk dan air limbah domestik yang terus mengalir ke waduk. 

Keberadaan eceng gondok mampu meningkatkan proses penguapan air sehingga menurunkan kuantitas dan kualitas air, Sehingga pemusnahan eceng gondok terus dilakukan untuk mengembalikan kualitas waduk Duriangkang. 


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews