Warga Natuna Rela Utang ke Bank demi Obati Kanker Rahim

Warga Natuna Rela Utang ke Bank demi Obati Kanker Rahim

Maria kini hanya bisa terbaring, beliau mengidap kanker sejak awal tahun lalu (Foto:Yanto/Batamnews)

Natuna - Maria (44), terbaring lemas di lantai rumahnya. Warga Desa Batubi Jaya, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau ini, di diagnosa menderita tumor rahim, sejak 7 bulan lalu.

Anak Maria, Jamaludin mengatakan bahwa ibu nya mulai mengalami sakit sejak Januari 2020. Berbagai upaya telah dilakukan agar ibunda tercinta bisa sembuh.

"Bahkan sebagian harta benda yang kami punya sudah dijual demi pengobatan ibu," kata dia kepada Batamnews, Jumat (10/7/2020).

Jamal mengaku, hingga hari ini belum ada bantuam dari pemerintah daerah. Padahal katanya, pada Senin (13/7/2020) rencananya akan dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Batam.

"Kami juga ingin menjual sebidang tanah kebun seluas satu hektare, Rp 15 juta saja, tapi sampai saat ini belum laku. Kami pun sedang mengajukan pinjaman di bank, namun sampai saat ini juga belum kunjung dicairkan," ujarnya.

Jamal bercerita, ibu nya pada Januari lalu telah melakukan operasi di RSUD Natuna untuk mengangkat tumor dalam kandungannya. Tapi ternyata pihak RSUD tidak mampu mengangkatnya dan meminta agar ibundanya dirujuk ke Kota Batam.

"Parahnya pasca operasi itu, bicara ibu saya sudah tidak normal lagi. Kami berharap adanya uluran tangan dari pemerintah guna meringankan beban keluarga kami," keluhnya.

Sementara itu, adik perempuan Jamal, Ella Soneta terpaksa harus berhenti melanjutkan kuliah di Universitas Maritim Raja Ali Haji (Umrah) Tanjungpinang gegara ibu nya jatuh sakit. Gadis berusia 18 tahun ini harus pasrah menerima kenyataan hidup.

"Kami adik-beradik ada 6 orang, namun tahulah sendiri pak untuk penghasilan orang di kampung ini tidak bisa dikatakan besar. Ayah (Jabil) seorang kuli bangunan," sebut Ella.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Natuna, Rika Azmi bersama Kabid PPPA, Yuli Rahmadhanita, bersama PUSPA Bahari Natuna yang kebetulan ada kegiatan di Batubi Jaya menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Jabil dan Maria.

Rika Azmi, memberikan motivasi  dan semangat kepada Maria. Sekaligus memberikan bantuan sagu hati. "Semoga bermanfaat dan lekas sembuh," ucap Rika.

Sementara itu, Ketua PUSPA Bahari Natuna, Roy Parlin Sianipar menyampaikan kepada pihak keluarga untuk tetap optimis dan jangan menyerah. Pihaknya akan berkordinasi dengan desa dan kecamatan setempat untuk mencari solusi untuk membantu biaya pengobatan Maria.

(Yan)