Sebuah Pistol untuk Bunuh Jaksa di Tanjungpinang Dimusnahkan

Sebuah Pistol untuk Bunuh Jaksa di Tanjungpinang Dimusnahkan

Salah satu barang bukti senjata api dimusnahkan dengan cara digerinda. (Foto: Afriadi/Batamnews)

Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri Tanjungpinang memusnahkan barang bukti hasil kejahatan berupa narkoba, satu unit senjata api (pistol) dan uang palsu, Rabu (24/6/2020).

Barang bukti narkoba berupa sabu-sabu, ganja, pil ekstasi, obat tanpa izin edar dan uang palsu dimusnahkan dengan cara direndam dan dibakar.

Sementara satu unit senjata api hasil kejahatan, kasus perencanaan pembunuhan salah satu jaksa di Kejaksaan Negeri Bintan dimusnahkan dengan cara digerinda.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang,  Ahelya Abustam mengatakan, pemusnahan barang bukti tindak pidana umum dan pidana khusus itu dimusnahkan sesuai dengan keputusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

"Barang bukti ini merupakan dari 85 perkara tahun 2019-2020, dan yang telah berkekuatan hukum tetap kita musnahkan, dan narkoba yang belum dimusnahkan masih dalam proses sidang," kata Ahelya Abustam usai melakukan pemusnahan di halaman Kejari Tanjungpinang.

Ahelya Abustam menjelaskan, barang bukti sabu-sabu yang dimusnahkan sebanyak 2018,52 gram, ganja 122,43 gram, pil ekstasi 290, obat tanpa izin edar, dan 5 lembar uang palsu.

"Pemusnahan ini juga dalam memperingati hari Anti Narkotika Internasional pada 26 Juni mendatang, jadi yang kami musnahkan penyisihan dari barang bukti yang diserahkan penyidik," sebutnya.

Turut hadir dalam pemusnahan itu Ketua Pengadilan Negeri Tanjungpinang, Admiral dan Kasat Narkoba Polres Tanjungpinang, Ronny Burungudju.

(adi)