Lis Darmansyah Cecar PLN: Tak Wajar Tagihan Listrik Naik 500 Persen

Lis Darmansyah Cecar PLN: Tak Wajar Tagihan Listrik Naik 500 Persen

Anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah memimpin RDP dengan PLN Tanjungpinang terkait kenaikan tagihan listrik warga.

Tanjungpinang - Lonjakan tagihan listrik tak hanya dirasakan oleh warga Batam, Kepulauan Riau namun juga hampir seluruh wilayah di Indonesia, termasuk Tanjungpinang dan Bintan.

Kondisi ini memaksa DPRD Provinsi Kepulauan Riau memanggil PLN Area Tanjungpinang menyikapi tingginya tagihan listrik warga dalam sebuah rapat dengar pendapat, Selasa (9/6/2020).

Rapat ini dipimpin oleh anggota Komisi III DPRD Kepri, Lis Darmansyah dan dihadiri oleh berbagai elemen, mulai dari perwakilan DPRD Tanjungpinang dan Bintan, serta eksekutif dari Pemprov Kepri, Pemkab Bintan serta Pemko Tanjungpinang.

Kepada PLN Tanjungpinang yang diwakili GM Suharno, Lis membuka RDP dengan permintaan agar BUMN itu mengoreksi tagihan pelanggan yang naik hingga mencapai 500 persen.

"Ini kan tidak wajar, tagihan naik hingga 500 persen," kata Lis saat RDP di ruang rapat utama Komsisi III DPRD Kepri di Dompak, Tanjungpinang, Selasa (9/6/2020).

Menurut Lis kenaikan tagihan listrik ini tidak wajar, dan tentunya sangat membebani masyarakat di tengah pandemi virus corona atau Covid-19 ini.

"Banyak masyarakat yang mengadu dan mengeluh ke saya dengan kenaikan tagihan tak wajar ini. Sebab, banyak yang tidak mampu membayar dengan tagihan tersebut," ujar Lis. 

Hingga saat ini RDP masih berlangsung dan tengah mendengarkan pemaparan dari pihak PLN. 

(sut)