Blusukan Wawako Amsakar, Enggan Kasus Corona Berlarut di Batam

Wawako Amsakar memberikan sosialisasi. (Foto: MCB)

Batam - “Sekali lagi saya meminta pada seluruh pengelola pasar, bantu diri sendiri, bantu pemerintah. Dengan demikian kita akan bisa membantu Batam cepat keluar dari wabah ini,” sebuah imbauan yang memecah hiruk pikuk pasar siang itu.

Menggunakan pengeras suara, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengimbau warga mentaati protokoler kesehatan guna mencegah penyebaran virus. Hal ini acap kali dilakukan Amsakar bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 di sejumlah lokasi keramaian dan pasar. 

Setiap pasar, kata Amsakar, harus mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Di antaranya menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, jaga jarak dan mewajibkan pembeli ataupun pegawai mengenakan masker. 

 

Wawako Amsakar di Pasar Kecamatan Batuaji.

Ia juga berharap masyarakat agar turut serta membantu dalam hal pengawasan. Apabila masyarakat melihat ada pengelola pasar yang tidak mentaati protokol kesehatan, agar segera melapor kepada Tim Gugus Penganggulangan Covid-19 Kota Batam.

“Saya mengajak kepada seluruh warga Kota Batam untuk tetap disiplin menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19, agar New Normal berjalan dengan baik dan tidak terjadi kembali penyebaran Covid-19,” ajaknya.

Selasa (2/6/2020), Amsakar Achmad meninjau Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam di Sekupang. Peninjauan ini bertujuan antara lain untuk memastikan protokol pencegahan penulatan corona virus disease (Covid-19) terlaksana dengan baik di fasilitas layanan publik tersebut.

 

“Mohon maaf kami terpaksa buat seperti ini. Karena kita tak mau warga kita terjangkit dan cerita ini (kasus corona) sampai berulang-ulang,” tutur Amsakar kepada warga yang sedang menunggu proses pengurusan administrasi kependudukan.

Pada warga yang ada di hadapannya saat itu, Amsakar menjelaskan kondisi terbaru penyebaran Covid-19 di Batam. Data terakhir yang ia pegang, jumlah pasien positif Covid-19 di Batam sebanyak 140 orang. Dan sekitar 85 persennya adalah orang tanpa gejala (OTG).

“Orang tanpa gejala itu mode kita gini. Rasanya biasa-biasa, sehat-sehat, rupanya setelah diuji positif. Karena itu saya betul-betul fokus pada pencegahan seperti ini. Tolong kita ingat, jangan rasa sehat, maksudnya terus selalu waspada,” ucapnya.

 

Wawako Amsakar memberikan sosialisasi.

Protokol pencegahan penularan yang dimaksud yaitu antara lain pakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Kalau masyarakat disiplin, sambung Amsakar, upaya penanganan Covid-19 ini bisa lebih baik.

“Kita yang rajin beraktivitas ini, balik, mandi langsung, cuci saja semua yang dipakai. Baik Pak ya, mohon pengertian dan dukungannya,” pesan Amsakar sebelum melanjutkan peninjauan ke lokasi lain.

Beberapa hari terakhir, Amsakar rutin turun memantau lokasi-lokasi keramaian di berbagai kecamatan. Tujuannya yaitu untuk memastikan masyarakat Batam mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Untuk memastikan masyarakat Batam tetap sehat, dan Batam bisa cepat keluar dari wabah corona ini,” ujarnya.

Di Sekupang, Amsakar didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdako Batam, serta tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Sekupang blusukan mulai dari pasar Tiban Center, Pasar Binsen, Pasar Ciptapuri, kemudian berakhir di Sun Bread Sei Harapan.

(fox)