Pilkada saat Pandemi Corona, KPU Karimun Isyaratkan Tambah Anggaran

Ilustrasi.

Karimun - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 akan digelar akhir tahun ini. KPU sebagai penyelenggara bersiap melanjutkan kembali tahapan yang sempat tertunda akibat pandemi Corona.

Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko mengatakan dengan diselenggarakannya pilkada di tengah pandemi Covid-19, ada sejumlah perubahan teknis pelaksanaan pemungutan suara.

Perubahan ini membawa konsekuensi pada penganggaran sehingga anggaran Pilkada di Karimun perlu dihitung ulang. Perubahan anggaran diperlukan untuk pemenuhan kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) bagi penyelenggara adhoc (PPK, PPS, KPPS dan PPDP).

"Karena kemarin kan anggarannya sudah ditetapkan, karena ada beberapa hal menyangkut protokol kesehatan yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan Pilkada nanti. Kita juga sedang menunggu petunjuk dari pimpinan," kata Eko, Selasa (2/6/2020).

Namun demikian, untuk angka perubahan anggaran ini, Eko belum bisa menyebutkan berapa yang akan diperlukan karena masih menunggu petunjuk teknis lanjutan dari KPU Pusat.

Pelaksanaan Pilkada saat pandemi Covid-19 ini tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemungutan suara.

Sehingga, perubahan teknis pelaksanaan juga terjadi pada jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berkemungkinan akan terjadi penambahan.

"Jumlah TPS tentu akan bertambah, karena dengan memperhatikan Protokol kesehatan kita tidak bisa mengunakan teknis lama yakni 1 TPS 800 orang pemilih, harus dikurangi sehingga perlu dilakukan penambahan TPS dan juga anggaran," ujar Eko.

Seperti diketahui, KPU Karimun pada tahun 2019 kemarin telah menerima hibah dari Pemerintah Daerah sebesar Rp 16,4 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020 yang dikucurkan pada APBD Kabupaten Karimun tahun 2020.

Hibah itu tertuang dalam Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang ditandatangani Bupati Karimun Aunur Rafiq dan Ketua KPU Karimun Eko Purwandoko pada 30 September 2019.

Namun, karena adanya perubahan dan beberapa faktor pandemi Covid-19, sehingga anggaran tersebut kembali akan dilakukan perubahan.

(aha)