Angkut Kursi Pedagang Makanan, Satpol PP Karimun: Kami Sudah Beri Peringatan

Angkut Kursi Pedagang Makanan, Satpol PP Karimun: Kami Sudah Beri Peringatan

Kabid Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Karimun, Raja Abdul Azis.

Karimun - Langkah penertiban pedagang oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karimun menuai kecaman. Satuan penegak peraturan daerah itu dinilai tebang pilih.

Sejumlah pedagang kemudian memprotes anggota instansi itu yang mengamankan sejumlah kursi milik pedagang makanan dan minuman.

Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Satpol PP Kabupaten Karimun, Raja Abdul Azis, mengatakan pihaknya tidak melarang pedagang untuk berjualan.

"Tapi pembeli tidak boleh makan disitu, harus bungkus dan dibawa pulang. Pertama kita sudah memberikan imbauan," kata Aziz, Kamis (21/5/2020).

Pihaknya juga telah memberikan imbauan dan menyebarkan surat edaran sebelum mengambil tindakan sesuai dengan isi selebaran tersebut.

"Dari tahapan-tahapanan itu semua, kita sebagai salah satu Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menindaklanjuti imbauan itu. Kita sudah memberikan selebaran peringatan, dan apabila nanti ada temuan kita akan amankan kursi-kursi mereka," kata Aziz.

Tujuan dari penertiban adalah memberikan efek jera dalam percepatan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten Karimun.

"Ini sebagai shock terapi lah. Kita hanya mengamankan dan akan mengembalikan. Setidaknya dengan tindakan yang kita buat akan ada efek jera. Ini juga untuk kepentingan kita bersama," ujarnya.

Meskipun ada protes dari para pedagang, Abdul Azis menegaskan pihaknya akan terus melakukan penertiban bagi pedagang makanan dan minuman yang menyediakan kursi untuk makan di tempat.

Terkait keluhan pedagang menyampaikan ada beberapa tempat jualan makanan dan minuman yang seakan tak tersentuh, Abdul Azis akan menampung dan memeriksa hal tersebut.

"Kita terbatas personel. Masukan kawan-kawan pedagang seperti itu akan kita tampung dan kroscek," ujarnya.

(aha)