Roro Tanjungbalai-Kundur Mulai Dipadati Pemudik

Roro Tanjungbalai-Kundur Mulai Dipadati Pemudik

Penumpang Kapal Roro sebelum memasuki kapal, Minggu (17/5/2020). (Foto: Edo/Batamnews)

Karimun -  Pelabuhan Roro Parit Rampak, Meral, Tanjungbalai Karimun mulai dipadati penumpang mudik, Minggu (17/5/2020). Kebanyakan mereka masyarakat yang bekerja di Pulau Karimun Besar yang berasal dari kecamatan-kecamatan pulau lainnya di kabupaten ini.

Kendati lebaran masih sepekan lagi, mereka lebih memilih dahulu tiba di kampung halaman via Kundur untuk menghindari kepadatan penumpang.

Abdul Gani, seorang calon penumpang tujuan Kundur mengatakan, ia bersama istrinya menghindari kepadatan jika pulang menjelang mendekati lebaran.

"Lebih baik berangkat duluan. Soalnya, tadi sempat tanya ke petugas hari ini sudah mulai ramai," kata Abdul yang berangkat dengan sepeda motor.

Perjalanan antar pulau biasanya tidak terlalu lama. Biaya perjalanan yang relatif terjangkau juga menjadi salah satu alasan para penumpang memilih moda transportasi laut tersebut. 

Biaya angkutan sepeda motor penumpang harus membayar sebesar Rp30 ribu, Rp 11 ribu untuk orang dewasa dan Rp 8 ribu untuk anak-anak untuk tujuan Selat Beliah. 

"Karena murah makanya memilih mudik naik kapal Roro saja," ucap Abdul.

Untuk jadwal keberangkatan menuju Pelabuhan Selat Beliah, Kundur, PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) memberlakukan dua kali sepekan, Jumat dan Minggu.

Meski tidak dilakukan pemeriksaan kesehatan seperti keberangkatan untuk daerah lain, seluruh penumpang diwajibkan mengenakan masker.

"Untuk pemeriksaan kesehatan tidak ada, hanya saja semua penumpang harus mengenakan masker," ujarnya.

(aha)