Proyek Pembangunan Hotel di Nagoya Telan Korban Jiwa

TKP insiden maut yang menewaskan seorang tukang. (Foto: Kokorimba/Batamnews)

Batam - Proyek pembangunan Hotel One di Komplek Nagoya City Walk, Batam menelan korban jiwa, Rabu (13/5/2020) siang. Tiga tukang terjatuh bersamaam dari ketinggian lantai 4. Satu diantaranya tewas dan dua terluka parah.

Pekerja tewas diketahui bernama Nur Afifi (21), asal Jawa Tengah. Sementara rekannya Bahari Nuvendro dan Radigo Putra Buwono kritis. Mereka dilarikan ke RS Budi Kemuliaan.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Aria Tessa kepada batamnews.co.id mengatakan, hotel itu masih dalam tahap pembangunan.

Ketiganya saat itu sedang melakukan pemasangan saluran air. Diduga mereka tidak menggunakan peralatan keamanan

Penyebab jatuhnya ketiga korban disebabkan pijakan papan yang digunakan patah hingga semua terjatuh.

"Kondisi yang paling parah yakni Nur Afifi. Ia mengalami patah leher. Sedangkan rekan lainnya mengalami patah tulang kaki dan tangan. Kasus masih kita lidik, serta memanggil pemilik hotel dan pihak kontraktor yang diduga lalai menerapkan K3," sebutnya.

Salah satu sekuriti Aloysius mengatakan insiden itu terjadi begitu cepat. Para tukang jatuh dan saling menimpa.

"Kejadian begitu cepat. Korban jatuhnya saling menimpa. Dari mulut Nur Afifi mengeluarkan darah. Ia merupakan buruh bangunan yang sudah lama bekerja di proyek," ujar Aloysius.

(jim)