Ormas dan OKP di Natuna Minta Pemda Berlakukan Karantina Massal di Bunguran Timur

Ormas dan OKP di Natuna Minta Pemda Berlakukan Karantina Massal di Bunguran Timur

Sejumlah Ormas dan OKP di Natuna saat menemui Kepala Dinas Damkar Natuna (Foto:Yanto/Batamnews)

Natuna - Sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kepemudaan (OKP) di Natuna, Kepulauan Riau, mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, melalui Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 setempat, untuk menerapkan karantina massal.

Seperti yang dikemukakan Ketua Pemuda Pancasila (PP) Natuna, Fadillah ini. Ia meminta agar tim gugus tugas segera merealisasikan karantina massal kecamatan, khususnya untuk Kecamatan Bunguran Timur.

"Dengan tidak beroperasinya lagi pesawat komersil dan kapal laut yang memuat penumpang per tanggal 22 April kemarin, harapan kami tepat pada tanggal 6 Mei nanti, jika tidak ada terdapat kasus positif Covid-19, berarti Natuna bisa dikatakan bersih dari Covid-19," ucap Fadillah.

"Kemudian harapan kami semua aktivitas masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala. Dengan catatan tidak ada lagi warga yang tiba dari luar Natuna," sambung pria yang akrab disapa Abang Qloh ini.

Ia menjelaskan, jika nantinya ada warga yang kembali datang dari luar Natuna, terutama dari zona merah, pihaknya meminta agar pemerintah daerah melalui tim gugus tugas segera menyiapkan lokasi karantina massal, khususnya di Kecamatan Bunguran Timur.

"Kami minta tim gugus tugas bisa merealisasikan karantina massal bagi warga yang baru sampai ke Natuna, apalagi mereka yang datang dari zona merah," harapnya.

 

Sementara itu, Ketua Pemuda Muslimin Indonesia Kabupaten Natuna, Sugianto meminta adanya transparansi penggunaan anggaran sebesar Rp 15 miliar yang dipergunakan dalam pencegahan Covid-19. Menurutnya sampai saat ini banyak muncul pertanyaan masyarakat terkait anggaran tersebut.

"Kami mewakili masyarakat Natuna meminta transparansi penggunaan anggaran Rp 15 miliar yang dijanjikan pemda kemarin. Sudah sampai mana saja penggunaanya, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman dan simpang siur di tengah-tengah masyarakat," tutur Sugianto.

Menanggapi permintaan Ormas dan OKP tersebut, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Natuna, Syawal berjanji untuk melanjutkan masukan dan aspirasi dari sejumlah Ormas dan OKP ini, langsung kepada Ketua Gugus Tugas, yaitu Bupati Natuna.

"Saya sangat berterimakasih karena sudah adanya kepedulian dari rekan-rekan Ormas dan OKP terkait penanggulangan Covid-19 ini, sehingga kedepannya kami akan meminta untuk tim gugus agar bisa melibatkan Ormas dan OKP yang ada, untuk ikut serta dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Natuna," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pertemuan dengan Kepala Damkar Natuna tersebut dilakukan rombongan Ormas dan OKP yang terdiri dari Ketua Pemuda Pancasila, Ketua Pemuda Muslimin, Ketua KONI, Ketua IKKB, Ketua Komuna, Ketua Karang Taruna, dan Ketua DEMA STAI.

(Yan)