Warga Papua di Batam Butuh Tempat Tinggal yang Layak

Warga Papua di Batam Butuh Tempat Tinggal yang Layak

Sejumlah mahasiswa Papua tengah duduk nongkrong di dekat ruli mereka tinggal (Foto:Yude/Batamnews)

Rhuuzi Wiranata

Batam - Berbagai bantuan untuk masyarakat kurang mampu terus disalurkan Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, di tengah pandemi virus Corona (Covid-19). Hal ini dilakukan untuk membantu ekonomi warga yang kian melemah akibat pandemi.

Selain Pemko, komunitas dan warga Batam yang berkecukupan juga turut andil meringankan beban warga yang membutuhkan uluran tangan di tengah kondisi serba sulit saat ini.

Namun, bagi warga Papua di Kota Batam, bukan hanya bantuan seperti sembako yang menjadi harapan mereka, tapi juga tempat tinggal yang layak. Pasalnya saat ini mereka hanya bertahan di rumah liar (Ruli) di lahan milik PT Agra Mitra Indonesia, Cikitsu, Batam Kota.

Tempat tinggal mereka itu sangat tidak layak, karena harus diisi oleh 20 orang. Mereka mengaku sangat iri terhadap teman-teman sekampungnya yang ada di kota lain, karena pemerintah di sana sangat baik dan membantu mereka.

“Kami meminta pemerintah memberikan tempat tinggal untuk kami, seperti asrama khusus untuk warga Papua yang ada di Batam,” ujar salah seorang warga Papua Iman Elabi saat ditemui Batamnews ketika sedang bersantai di pondok dekat rumahnya.

Sebenarnya, permintaan tempat tinggal yang layak itu sudah lama mereka ajukan. Namun apa yang mereka harapkan itu belum terealisasi hingga kini.

“Lahan ini nantinya akan dibangun kawasan bisnis, kami hanya izin menumpang. Nanti kalau misalnya sudah mulai pengerjaan, kami harus tinggal di mana?," kata Iman yang merupakan Mahasiswa Kedokteran di Universitas Batam itu.

Penderitaan dia dan beberapa rekan sekampungnya yang merupakan mahasiswa tidak hanya sampai di sana, rumah kecil itu juga tidak memiliki aliran listrik yang layak. Mereka hanya mengandalkan listrik dari lampu jalan. Lampu jalan itu hidup mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

“Jadi bergantung sama itu aja lah, kalau lampunya mati ya kami nggak ada listrik. Padahal kami sangat butuh untuk kuliah kami, karena sekarang kan kuliah online,” sebut Iman.

Akibatnya, pada pagi hari mereka harus rela keluar dari sekitar rumahnya di tengah anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja. Hal itu mereka lakukan untuk bisa mencari wifi, agar tetap bisa berkuliah.

Baca Berita Lainnya di Google News.
Simak Berita Terupdate Tentang Batam, Kepri dan Sekitarnya di Ponselmu. Pilih Saluran Batamnews di Channel WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaZTLte2f3EBce7FG60k. Pastikan Aplikasi WhatsApp sudah Terinstal.

Komentar Via Facebook :