Pasien Meninggal Covid-19, Tim Medis Batam Pantau Suami dan 2 Anak

Pasien Meninggal Covid-19, Tim Medis Batam Pantau Suami dan 2 Anak

Kadinkes Batam, Didi Kusmarjadi. (Foto: Yude/Batamnews)

Batam - Pasien Covid-19 di Batam meninggal usai dirawat di RSUD Embung Fatimah, Minggu (22/3/2020) malam. Beberapa orang close contact termasuk suami dua anak dikarantina sebagai orang dalam pemantauan (ODP)

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi sebelum konfrensi pers terkait perkembangan kasus Covid-19 di Batam hari ini, Senin (23/3/2020) menjelaskan, sekitar 60 orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien dan pihak keluarga yang di dalamnya termasuk suaminya.

Bahkan pada saat dinyatakan meninggal tadi malam, suami korban ikut menemani di ruang isolasi RSUD Embung Fatimah. “Kemungkinan sudah kena, tapi dia tidak ada gejala. Kemungkinan ya, kan uji swap-nya sudah diambil. Tapi dia masih ODP, karena tidak ada gejala, dia sehat-sehat saja,” ujar Didi.

Namun, Didi menjelaskan bahwa pasien juga mempunyai dua orang anak, dan saat ini dalam pengawasan. Bahkan kabarnya anak-anaknya tersebut sempat mengalami demam dan sudah dilakukan pemeriksaan.

“Tapi hasilnya belum keluar. Kata dokter Sianturi, anaknya memang mengalami demam, jadi mereka sudah masuk ODP. Tapi meskipun tidak demam, mereka tetap berstatus ODP, karena melakukan kontak langsung dengan pasien yang terkonfirmasi,” ucapnya.

(ude)