Menunggu Pusat Hiburan Malam Jadi Pusat Penyebaran COVID-19

Razia di tempat hiburan malam Sphinx di Batam beberapa waktu lalu (Foto: Batamnews)

Batam - Warga Batam khawatir tempat hiburan malam di Batam, Kepri, menjadi pusat penyebaran virus corona. Terbukti masih saja ada pengusaha tempat hiburan malam yang nekat membuka usaha mereka.

Sebaliknya, pemerintah telah meliburkan aktivitas belajar mengajar di sekolah bahkan meliburkan kegiatan pemerintahan. PNS diliburkan. 

Sejumlah pengusaha lainnya merumahkan karyawan, menutup kantor, dan berdiam di rumah.

Di sisi lain, sejumlah tempat hiburan dan prostitusi di Batam masih terus buka. Terutama tempat-tempat karaoke mesum, diskotek, ruang karaoke mesum, dan panti-panti pijar esek-esek.

"Kita khawatir justru di sini menjadi pusat penyebaran virus corona di Batam," ujar seorang warga kepada Batamnews, Minggu (22/3/2020).

Menurut warga, pihak terkait seharusnya tidak menutup mata dengan kegiatan tersebut. Namun hal itu justru diabaikan. Bahkan ada yang menuding para pelaku usaha sengaja membuka tempat hiburan malam itu setelah mendapat lampu hijau dari pihak terkait.

Aktivitas hiburan malam di Batam ini tidak main-main. Mereka dengan bebas berkumpul-kumpul, tanpa mengindahkan imbauan dari pihak kepolisian yang beberapa jam sebelumnya keliling mengimbau agar tidak ada perkumpulan massa.

Pantauan Batamnews, ratusan wanita malam di sejumlah tempat hiburan masih saja beroperasi.

Kondisi ini di tengah-tengah darurat corona (COVID-19). Terlihat di sejumlah tempat hiburan, diskotek, karaoke, beberapa wanita malam, dengan manja masih menunggu para tamu berkunjung.

Pantauan Batamnews di sejumlah tempat hiburan di Batam terlihat mencengangkan. 

 

(snw)