https://www.batamnews.co.id

Anggota DPRD Batam Rohaizat Minta ATB Kaji Ulang Rationing

Ilustrasi.

Batam - Anggota Komisi III DPRD Kota Batam, Rohaizat meminta PT Adhya Tirta Batam mengkaji ulang kebijakan penjatahan layanan (rationing).

Seperti diketahui, rationing akan dilakukan ATB direncanakan 15 Maret ini mengantisipasi penyusutan waduk Duriangkang yang mengkhawatirkan. "Saya rasa ini harus dikaji ulang, sebab ini sangat memberatkan masyarakat," ujar Rohaizat, Kamis (12/3/2020).

ATB berencana melakukan rationing dengan standar 2 hari off, 5 hari on. Dengan demikian layanan air masyarakat tidak mengalir selama dua hari. Warga pun mulai ambil ancang-ancang dengan membeli drum penampungan saat ini.

 

 

"Saran saya, biarlah cakupan rationing merata ke seluruh daerah di Batam, daripada dibuat off seharian," katanya.

Menurutnya pemerintah seharusnya melakukan pemeliharaan waduk yang ada. Karena secara pribadi, Rohaizat mengaku sudah melihat secara langsung keadaan waduk-waduk penyuplai kebutuhan air bersih di Kota Batam, khusunya Waduk Duriangkang.

"Pendangkalan akibat eceng gondok sudah terlalu parah, apalagi di Dam Duriangkang, saya sudah sering tinjau," jelas Rohaizat.

Oleh karena itu, pihaknya dari komisi III sudah menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PT ATB, Selasa (10/3/2020). Namun pada kesempatan itu, pihak ATB tidak bisa hadir. "InsyaAllah kalau tidak ada halangan, mau RDP senin nanti," kata dia.

Rationing direncanakan ATB mulai tanggal 15 Maret 2020, hingga 23 Juni 2020. Hal ini sebagai langkah teknis untuk mengembalikan volume waduk yang menyusut, agar Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang ada kembali beroperasi normal.

(ret)