Aunur Rafiq Klaim Pembangunan di Karimun Merata Hingga ke Desa

Bupati Karimun usai meresmikan kantor Desa Tebias Kecamatan Belat (Foto:Edo/batamnews)

Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun mengklaim telah melakukan pemerataan pembangunan di desa-desa dalam kurun waktu empat tahun kepemimpinan Aunur Rafiq-Anwar Hasyim sebagai Bupati-Wakil Bupati Karimun.

Klaim itu disampaikan Rafiq menjawab tudingan di era kepemimpinannya minim pembangunan fisik.

"Kami bukannya tak ada membangun. Tapi kami melakukan pemerataan pembangunan yang menyasar ke desa-desa, dan tidak diekspose," kata Rafiq saat penutupan MTQ di Desa Tebias Kecamatan Belat, Karimun, Sabtu (22/2/2020) malam.

Dia menyebut pemerataan pembangunan dengan membangun pelabuhan-pelabuhan serta pelabuhan tambatan perahu. Sedikitnya ada 31 pelabuhan yang telah dibangun.

Kemudian, hampir seluruh kecamatan juga telah memiliki puskesmas yang siap 24 jam untuk melayani masyarakat.

Lalu, jalan-jalan desa yang melancarkan hubungan dengan desa lainnya. Listrik juga digesa untuk bisa teralirkan ke rumah-rumah masyarakat.

"Jadi, ini merupakan pemerataan pembangunan. Semua itu dilakukan secara bertahap, berangsur-angsur. Tidak bisa sekaligus semuanya kan," ucap Rafiq.

Bahkan, Rafiq juga mengaku bahwa masih ada satu janji yang belum terpenuhi untuk masyarakat Kecamatan Belat, yaitu pembangunan jalan aspal. Janji ini akan dipenuhinya pada 2021 mendatang.

Ditambahkannya, untuk pembangunan jalan yang menyambungkan antara Desa Tebias dan Desa Sungai Asam Kecamatan Belat akan dibangun pada tahun 2020 ini.

Pemerintah Daerah juga berencana untuk membangun jembatan penghubung untuk menghubungan Belat dan Kundur.

"Kalau itu, masih terpikir bagaimana caranya menyambung pulau Belat dan Kundur. Itu masih dalam konsep yang akan kami teruskan. Doakan itu dapat terwujud, sehingga konektifitas masyarakat terjalin dengan baik," kata Rafiq.

(aha)