Target 2,4 Juta Kunjungan Wisatawan, Wawako Amsakar Pesimis

Wisatawan di Batam.

Batam - Memasuki triwulan terakhir 2019, angka kunjungan wisata Kota Batam masih jauh dari target Kementerian Pariwisata sebanyak 2,4 juta kunjungan.  

Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengaku pesimis Batam bisa mencapai target tersebut hingga akhir Desember 2019.

“Saya tidak optimis, karena target ini sebenarnya diberikan pak menteri agar kita melakukan berbagai cara termasuk great sale. Tapi saya yakin bisa tembus di angka 2,1 juta kunjungan,” Kata Amsakar.

Hingga September 2019, Badan PUsat Statistik mencatat, kunjungan wisatawan macanegara (wisman) ke Kepri mencapai 1.431.166 kunjungan. Walaupun masih jauh dari target, namun angka ini meningkat 5,43 persen pada rentang waktu yang sama di tahun sebelumnya, atau naik sebesar 73.695 kunjungan.

Trend peningkatan inilah yang diyakini Amsakar kunjungan di Batam bisa mencapai 2,1 juta pada akhir tahun.

“Kalau dia berjalan normal angka ini tidak tercapai. Tapi tren itu selalu muncul tidak bisa menggunakan perhitungan bulan ke bulan. Ini ada akhir tahun kita harapkan ada peningkatan.” ujarnya.

Kondisi ekonomi Singapura yang saat ini mengalami resesi juga disebutnya tidak begitu berpengaruh terhadap Pariwisata Batam. Sehingga dirinya yakin masih bisa menggaet potensi kunjungan dari negara tetangga tersebut.

Saat ini Amsakar mengatakan akan berfokus pada berbagai agenda pariwisata di Batam yang berpotensi menarik minat wisatawan. Salah satunya fenomena alam Gerhana Matahari Cincin yang akan melintasi Batam pada 26 Desember 2019.

“Matahari cincin salah satu yang kita sampaikan di ruang public. Saya sudah menghimbau seluruhnya dan fenomena 250 tahunan ini tidak mudah kita dapat apalagi ini akan melewati batam 3 menit 40 detik,” pungkasnya.

Selain fenoman alam langka yang akan terjadi di Batam, Amsakar juga mengadakan pertemuannya dengan perwakilan pelaku wisata dari Kazakhstan yang mulai melirik Batam sebagai kota kunjungan.

Hadirnya Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah di Kota Batam, disebut mampu mendorong minat wisatawan dari negeri ilmuan tersebut untuk hadir ke Batam. Selain menjadi wisata reliji, masjid tersebut diyakini menjadi pelengkap unsur pariwisata di Batam.

(das)
SHARE US :