Beredar Video Nelayan Karimun Tolak Aktivitas Tambang Timah

Beredar Video Nelayan Karimun Tolak Aktivitas Tambang Timah

Tangkapan layar video berisi penolakan rencana penambangan timah oleh nelayan Karimun.

Karimun - Sejumlah nelayan menolak rencana penambangan PT Timah Tbk di perairan blok DU 747 D Kecamatan Tebing, Karimun, Kepulauan Riau.

Aksi tersebut direkam dalam sebuah video berdurasi 1 menit 24 detik yang tersebar. Video penolakan itu diduga dibuat oleh para nelayan di Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Karimun.

Dalam video, terlihat puluhan orang nelayan berkumpul, dan satu orang merekam video. Kemudian, satu orang berorasi menyatakan penolakan.

"Kami nelayan kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun dengan ini menyatakan penolakan yang akan beroperasinya kapal PT Timah di DU 747 D di Kecamatan Tebing, kami menolak," kata pria tersebut.

Kemudian, seorang nelayan berbaju biru dalam video tersebut mengatakan bahwa akan turun ke laut untuk melakukan aksi, jika PT Timah tetap melakukan aktivitas di sana.

"Kami akan turun ke lapangan (laut)," katanya.

Setelah itu, puluhan nelayan lainnya beramai-ramai menyatakan penolakan. "Kami menolak, kami menolak, kami menolak," kata nelayan lainnya dalam video itu.

Video tersebut diduga direkam di sebuah pelabuhan rakyat di sekitar pantai Leho, Kelurahan Teluk Uma, Kecamatan Tebing.

Sementara itu nelayan Desa Pongkar, Kecamatan Tebing juga dikabarkan mengelar pertemuan terbatas dengan Kasatp  Polairud Polres Karimun, Iptu Sahata Sitorus pada Senin (11/11/2019) siang.

Ketua Nelayan Desa Pongkar, Arahim ketika dihubungi wartawan membenarkannya. Sahata Sitorus berjanji akan mengupayakan terjadinya pertemuan tiga pihak yakni nelayan, pemerintah dan PT Timah Tbk.

"Beliau akan mengupayakan terjadinya pertemuan tiga pihak, kami nelayan, pemerintah daerah Karimun sama pihak perusahaan (PT Timah Tbk)," kata Arahim.

(aha)