Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang Catat 305 Kasus ISPA Selama September
Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi meninjau posko kesehatan kabut asap. (foto: Afriadi/Batamnews)
Tanjungpinang- Puskemas Batu 10, Tanjungpinang Timur mencatat sepanjang September 2019 sebanyak 305 masyarakat terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), Kamis (19/9/2019).
Kepala Sub Bagian Tata Usaha Puskesmas Batu 10 Tanjungpinang Timur, Rumondang Pakpahan memastikan, masyarakat terkena ISPA itu bukan disebabkan karena kabut asap yang saat ini menyelimuti udara Kota Tanjungpinang, tapi karena gejala lain.
"Data ini berdasarkan masyarakat yang datang kesini, kalau kabut asap saat ini belum ada," kata Rumondang Pakpahan.
Ia menjelaskan, pemicu penyakit ISPA ini bukan karena kabut asap saja, tapi ada gejala lainya seperti alergi. Saat ini Tanjungpinang musim kemarau panjang mungkin salah satu pemicunya, karena debu.
"Ada beberapa masyarakat yang datang kesini dan dirujuk kerumah sakit. Tapi kami pastikan itu bukan karena kabut asap,"sebutnya.
Sementara itu, Kapolres Tanjungpinang, AKBP Ucok Lasdin Silalahi mengatakan, mengenai masalah kabut asap ini pihaknya bersama Pemko Tanjungpinang sudah membentuk posko siaga dan pelayanan.
"Saya datang kesini sekaligus untuk bersam-sama meninjau posko kesehatan, kita membentuk empat posko di setiap kecamatan," kata AKBP Ucok Lasdin Silalahi.
Ia menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat untuk mengantispasi penyakit ISPA.
"Saat ini kualitas udara mulai membaik, masyarakat juga tak perlu khawatir, mari kita sama-sama menjaga lingkungan sekitar dan mencegah pembakaran hutan," ujarnya.
(adi)
Komentar Via Facebook :