PLN Batam Targetkan Perbaikan Mesin Pembangkit Kelar Akhir September

PLN Batam Targetkan Perbaikan Mesin Pembangkit Kelar Akhir September

PLTGU Tanjunguncang, Batam. (Foto: PLN Batam)

Batam - PLN Batam mendatangkan suku cadang dari luar negeri untuk perbaikan mesin pembangkit yang mengalami kerusakan. Perbaikan ini diharapkan bisa menormalkan suplai listrik di Batam dan Bintan.

Corporate Secretary bright PLN Batam, Denny Hendri Wijaya mengatakan suku cadang tersebut didatangkan bersama tenaga ahli dari Siemens yang berbasis di Swedia.

"Tibanya hari ini (kemarin). Proses pengiriman dan perjalanan komponen mesin pembangkit ini cukup panjang. Oleh karena itu baru dapat kita terima hari ini,” kata Denny, Selasa (10/9/2019).

Teknisi Siemens itu nantinya akan mengerjakan mesin pembangkit yang berada Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tanjunguncang, Batam.

Hadirnya info ini, memberikan sedikut harapan bagi masyarakat akan kembalinya lancar sistem kelistrikan Batam dan Bintan seperti semula. 

Suku cadang dan peralatan yang mengalami kerusakan akhirnya akan segera dilakukan perbaikan dan diharapkan bisa selesai akhir September 2019 sesuai janji direktur PLN Batam, Dadan Kurniadipura. 

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar pembangkit tersebut dapat diperbaiki secepatnya sehingga dapat segera beroperasi lagi untuk menambah atau memperkuat data listrik di sistem kelistrikan Batam dan Batam,” ujarnya. 

Jika semuanya berjalan lancar perbaikan membutuhkan waktu 2 hingga 3 minggu untuk perbaikan dan 1 minggu untuk pengujian.

Namun selama proses perbaikan Denny meminta masyarakat untuk tetap berhemat mengingat kondisi cuaca di wilayah Batam yang begitu panas belakangan ini, serta perbandingan daya mampu pembangkit yang ada dengan beban puncak penggunaan listrik yang hampir sama. 

"Kami minta bantuan kepada masyarakat untuk melakukan penghematan listrik terutama pada beban puncak. Setidaknya hingga perbaikan mesin rampung,” pungkasnya.

(das)