Setelah Listrik Padam, Air ATB Akan Setop Mengalir

Setelah Listrik Padam, Air ATB Akan Setop Mengalir

Batam - Setelah pemadaman listrik, kali ini giliran pasokan air minum PT Adhya Tirta Batam (ATB) yang terhenti. ATB akan memulai penyetopan aliran air kepada ribuan pelanggan mulai Selasa, 20 Agustus 2019 hingga Rabu, 21 Agustus 2019.  

PT Adhya Tirta Batam (ATB) beralasan akan memelihara Trafo 2.500 KVA di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang yang akan dilaksanakan pada Selasa pukul 20.00 WIB sampai Rabu pukul 04.00 WIB.

Selama pekerjaan pemeliharaan trafo berlangsung, IPA Duriangkang akan berhenti berproduksi sementara. Sehingga suplai kepada pelanggan yang dilayani melalui IPA Duriangkang akan berhenti sementara waktu.

 Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengatakan pelanggan yang terkena dampak diharapkan dapat menampung air sesuai kebutuhannya. 

Maria mengingatkan, waktu pemulihan suplai kepada masing-masing pelanggan berbeda-beda. Sehingga pelanggan perlu menampung air dengan bijak.

 “Pelanggan yang terdekat dari IPA Duriangkang akan lebih dulu mendapatkan suplai, begitu juga pelanggan yang berada di ujung pipa dan berada di elevasi tinggi membutuhkan waktu untuk mendapatkan suplai air," ujar Maria dalam keterangan tertulisnya kepada Batamnews, Senin (19/8/2019) pagi.

Wilayah terdampak

Adapun daerah yang terdampak akibat pemeliharaan trafo di IPA Duriangkang diantaranya Area Barelang, Kav Lama, Kav Bahagia, Area Sagulung Baru, Area Tanjung Uncang, Area Marina, Taman Raya, Area Bandara, Area Batam Center, Area Kabil, Area Punggur, Area Sukajadi, Area Batu Ampar, Area Bengkong dan Sei Panas, Area Nagoya dan Jodoh, Area Seraya, Area Baloi, dan sekitarnya.

Lanjut Maria, seiring dengan pekerjaan pemeliharaan Trafo 2.500 KVA di IPA Duriangkang, ATB juga akan melakukan pekerjaan penyambungan dari relokasi pipa distribusi utama DN 600 mm di tiga lokasi di Batu Aji.

 Ketiga lokasi tersebut antara lain di depan GOR Simpang Basecamp, Depan Pasar Melayu, dan Depan SP Plaza. Relokasi pipa ini dilakukan sejalan dengan pekerjaan Box Culvert dari proyek pelebaran jalan di kawasan tersebut.

“ATB melakukan relokasi pipa, agar tetap berada pada posisi aman," ujar Maria.

 Maria menjelaskan, pemeliharaan trafo di IPA Duriangkang sangat penting dilakukan, mengingat IPA ini merupakan tulang punggung suplai air bersih di Batam. IPA Duriangkang menyuplai sekitar 70 persen pelanggan ATB yang ada di Batam.

 “IPA Duriangkang menjadi andalan kita. Jadi ATB harus memastikan infrastruktur di sana tetap berjalan dengan baik dengan melakukan pemeliharaan-pemeliharaan rutin,” ucap Maria.

 (ude)