Bos Mafia Narkoba Batam Ini Marah Ditodong Kamera Wartawan

Bos Mafia Narkoba Batam Ini Marah Ditodong Kamera Wartawan

M. Adam saat digiring BNN di Perumahan Sukajadi. (foto: Yude/Batamnews)

Batam - BNN menggeledah rumah bos narkoba, M Adam di Perumahan Sukajadi, Kamis (29/8/2019) siang. Pria ini merupakan terpidana mati, namun mirisnya hukumannya diringankan oleh MA menjadi 20 tahun penjara baru-baru ini.

Diam-diam ia masih mengendalikan bisnis narkoba dari balik sel Lapas Cilegon Banten.

Baca juga: Deretan Kekayaan Bos Narkoba di Batam: Emas Batangan, Showroom, Kapal hingga Tanah Kavling

Sebelumnya BNN mengamankan 30 kg sabu dan 41 ribu butir ekstasi, di pelabuhan Merak, Cilegon, Banten. Dari hasil penyelidikan, barang tersebut dikendalikan dari dalam lapas dengan napi Adam.

BNN menyita total barang bukti uang senilai Rp 28 M. Selain itu dalam penyidikan, Kamis (29/8/2019) BNN turun ke Perumahan Sukajadi menyegel 18 unit mobil diduga milik M. Adam di Kompleks Palem Ratu No.39.

Muhammad Adam ikut dibawa ke lokasi oleh anggota BNN. Ketika digiring ke dalam rumah dan hendak difoto, dia marah dan melayangkan tangan untuk menutupi lensa kamera salah seorang wartawan.

Baca juga: BNN Bongkar Harta Mafia Narkoba Kaya Raya di Batam

Adapun daftar koleksi kejahatan Adam adalah:

1. Kasus Tahun 2000
Muhammad Adam dihukum 8 tahun penjara pada tahun 2000. Sekeluar dari penjara, ia tidak kapok.

2. Penyelundupan 10 Kg Sabu
Pada 2015, Muhammad Adam menyelundupkan 10 kg sabu dari Malaysia-Batam-Riau-Jakarta. Ia mendapatkan upah Rp 100 juta dari penyelundupan itu.

3. Penyelundupan 54 Kg Sabu dan 40 Ribu Butir Pil Ekstasi
Dihukum 20 tahun penjara.

4. Pencucian Uang
Muhammad Adam juga diadili di kasus pencucian uang. Muhammad Adam mencuci uang hasil kejahatannya menjadi aset. Di kasus ini, aset Adam dirampas negara, yaitu 3 mobil, uang Rp 500 jutaan, dan sejumlah aset lainnya.

5. Penyelundupan 20 Kg Sabu dan 30 Ribu Pil Ekstasi
BNN mengungkap kasus narkotika jaringan Lapas Cilegon Banten. Jaringan itu dikendalikan oleh narapidana bernama Adam.

 

Adam saat digiring anggota BNN ketika penyelidikan di Batam. (Foto: Yude/Batamnews)


(ude)