Konsulat Singapura Temui Isdianto, Bahas Apa?

Konsulat Singapura Temui Isdianto, Bahas Apa?

Isdianto pergi kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura

Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menerima kunjungan Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura yang berada di Batam Mr. Mark Low didampingi stafnya Samuel Woon di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (30/7/2019).

Kunjungan Konjen Singapura ini dalam rangka meningkatkan hubungan silaturahmi serta kerjasama antara Kepulauan Riau dan Singapura yang sejauh ini memang sudah berjalan dengan baik sejak Provinsi Kepri terbentuk.

Dalam kesempatan ini Mark Low juga sekaligus mengundang Plt. Gubernur untuk hadir dalam acara yang akan dihadiri Wakil Menlu Singapura ada tanggal 15 Agustus mendatang di Nagoya Hill Hotel, Kota Batam. Nantinya Isdianto mendapatkan kesempatan mengekspose semua potensi yang dimiliki Kepri baik bidang wisata, industri dan sebagainya.

Isdianto tampak menyambut baik kehadiran Konjen Singapura di kantornya ini. Bahkan dia meminta kerjasama yang sudah berjalan antara Kepri dengan Singapura dikonsep dengan lebih luas lagi.

Jika sejauh ini para turis hanya mengenal Kota Batam, dan Lagoi untuk di Bintan. Kedepannya Isdianto memintanya agar wilayah selain Lagoi juga ikut dipromosikan.

“Perlu diketahui juga bahwa kita punya Tanjungpinang dan di daerah Bintan itu bukan hanya Lagoi. Saya rasa inilah saatnya untuk kita saling mempromosikan,” kata Isdianto.

Menurutnya, Kepri memiliki semua sumber daya yang tidak dimiliki oleh Singapura. Seperti pantai, laut, kuliner, alam yang indah dan sebagainya. Bahkan semua hasil pertanian juga dimiliki Kepri.

“Kepri punya sumber daya alam dan Singapura kita akui punya koneksi. Makanya kita mau kerjasama yang sudah dibangun sejak lama ini berlanjut dan kawasan yang dipromosikan harus lebih diperluas lagi. Jangan hanya terfokus di Batam dan Lagoi. Tapi daerah lainya juga,” kata Isdianto.

Sementara itu, Mark Low dalam kesempatan itu mengatakan, jika pusat wisata di Lagoi, Bintan sejauh ini mengutamakan pembangunan hotel berbintang 5 dan 6 dengan tarif yang tinggi, maka kedepannya, kata Mark, akan dibangun hotel bertarif rendah sekelas bintang 4 dan bintang 3 di Lagoi. Hal ini guna mengakomodir para turis dari China yang sekarang sedang dalam tahap promosi.

“Kita dari Singapura sudah mulai menggagas dengan menyediakan penerbangan langsung bagi wisatawan Korea dan China ke Batam, tanpa melalui Singapura. Dan saya rasa ketersediaan hotel bertarif sedikit rendah itu bisa salah satu daya tarik tersendiri bagi mereka nantinya,” kata Mark.

Sedangkan menyangkut permintaan Plt. Gubernur untuk memperluas wilayah promosi di Kepri, Mark juga menyambut positif hal ini.

(*)


Komentar Via Facebook :
close

Aplikasi Android Batamnews