Cari Tahu Tentang Aplikasi Cek Dare, Dinsos Ajak Dharma Wanita Lingga Kunker ke DP3AP2KB Kepri

Cari Tahu Tentang Aplikasi Cek Dare, Dinsos Ajak Dharma Wanita Lingga Kunker ke DP3AP2KB Kepri

Aplikasi Cek Dare Kepri yang bisa di dowload di Playstore (Foto:Ruzi/Batamnews)

Lingga - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Lingga melakukan kunjungan kerja (Kunker) dengan melibatkan puluhan ibu-ibu dari Dharma Wanita serta perwakilan masing-masing organisasi wanita di Kabupaten Lingga ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Kepri di Tanjungpinang.

Kepala Dinsos-P3A Lingga, Normadiah melalui Kepala Bidang (Kabid) P3A, dra Nancy mengatakan, rencana awal kunker tersebut dilakukan ke Sekretariat Dharma Wanita Kabupaten Bintan. Namun, menjelang pelaksanaannya dialihkan ke DP3AP2KB Kepri.

"Kunkernya hanya satu hari saja. Dengan kegiatan ini kami harap tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Lingga menurun," kata dia kepada Batamnews.co.id, Rabu (26/6/2019).

Sekda bersama pejabat Pemkab Lingga, Dinsos dan Dharma Wanita saat membuka kegiatan TOT di Aula Hotel Lingga Pesona (Foto:ist)

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Penanganan Tindak Kekerasan dan Trafiking di Dinsos-P3A Lingga, Qamariah mengaku, kunker tersebut merupakan kelanjutan Training of Trainer (TOT) bagi pelayanan pendamping korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilaksanakan di Aula Hotel Lingga Pesona, Daik, Selasa (25/6/2019) kemarin.

"Kunker itu kita lakukan selama satu hari saja, hari ini (Rabu) kita berangkat dan besok (Kamis) kita melakukan kunkernya. Kemudian lusa (Jumat) kita pulang lagi ke Lingga," tuturnya.

Ia melanjutkan, kunker Dharma Wanita dan organisasi wanita di Kabupaten Lingga ke DP3AP2KB sebagai upaya sharing ilmu terhadap aplikasi 'Cek Dare Kepri' yang berada di dinas tersebut. Kemudian rombongan dari Lingga juga akan mengunjungi rumah singgah dan rumah workshop kerajinan yang dimiliki DP3AP2KB Kepri.

"Aplikasi Cek Dare yang dibuat oleh Dinas P3 Kepri ini merupakan aplikasi pelaporan. Aplikasi ini bisa dipakai siapa saja korban KDRT. Jadi korban bisa lapor lewat android, tapi yang melapor itu harus korban langsung. Siapa saja boleh untuk konsultasi," ujarnya.

Jadi kata dia, kunjungan ke dinas tersebut untuk melihat bagaimana pelayanan yang diberikan. Dengan harapan setelah kembali ke Lingga, ada hal yang bisa dibuat untuk memberdayakan perempuan, terutama Dharma Wanita di Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Kemudian kita juga akan ke Kelurahan Sei Lekop untuk melihat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di kelurahan ini. Karena Kelurahan Sei Lekop ini sangat aktif. Maka kita akan jumpa tim PATBM ini untuk sharing ilmu," ucap Qamariah.

(ruz)