4 ABG Bunuh Teman Demi Motor, Mayat Dikarungi lalu Dibuang ke Sungai

4 ABG Bunuh Teman Demi Motor, Mayat Dikarungi lalu Dibuang ke Sungai

Ilustrasi.

Empat pemuda di Musi Rawas, Sumatera Selatan, nekat membunuh temannya sendiri untuk mendapatkan sepeda motor. Mayat korban dimasukkan dalam karung lalu dibuang ke sungai.

Korban adalah Kelpinda alias Kepin (15), seorang buruh yang tinggal di Desa Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kemungut, Musi Rawas. Mayatnya ditemukan warga di aliran Sungai Beliti Desa Petunang, Muara Kelingi, Musi Rawas, Rabu (19/6/2019) pagi.

Dari visum dokter terdapat 15 luka tusuk di tubuh korban dan luka memar di kepala. Identitasnya diketahui dari ciri-ciri fisik seperti kalung dan gelang yang dikenakannya.

Dari penyelidikan, polisi mendapati satu nama terduga pelaku berinisial DA (14) yang tak lain adalah temannya sendiri. Ketka ditangkap di rumahnya tadi malam, DA pun mengakui menjadi salah satu pelakunya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Suhendro mengatakan, pelaku diamankan tanpa perlawanan. Dia adalah teman korban yang bekerja di tempat cucian.

"Benar, kita tadi malam menangkap satu pelaku yang lain adalah rekan korban sendiri," ungkap Suhendro, Kamis (20/6/2019).

Dari pengakuan tersangka, pembunuhan itu dilakukannya bersama tiga pelaku lain yang masih buron, yakni PT, HM, dan DH. Mereka telah merencanakan pembunuhan dengan menjemput korban menuju tempat cucian di Desa Muara Beliti Baru.

"Di situlah para pelaku membunuh korban cara memukul kepala dan menusuk korban," ujarnya.

Setelah itu, para pelaku memasukkan korban ke karung dan dibuang ke sungai untuk menghilangkan jejak. Kemudian, para pelaku membawa kabur motor korban jenis Honda Beat.

"Motifnya untuk memiliki sepeda motor korban," kata dia.

Dari penangkapan tersangka diamankan sepeda motor, pakai korban, batu sungai, dan beberapa hekai pakaian tersangka. Pasal yang dikenakan Pasal 340 KUHP subsider 339 KUHP subsider 80 ayat 3 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Penyidik masih memburu tiga pelaku lagi, mudah-mudahan cepat diringkus," pungkasnya.

(*)