SBY Geram Usai Prabowo Melayat, Suaranya Bergetar dan Tangan Bersilang
Susilo Bambang Yudhoyono tampak menyilangkan tangan di dada saat Ketuam Gerindra Prabowo pamit meninggalkan di Puri Cikeas, Bogor, Senin (2/6). (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
Jakarta - Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono geram dengan pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto usai pertemuan keduanya di kediaman SBY, Puri Cikeas.
Dalam kesempatan itu, Prabowo menyempatkan diri melayat dan menyampaikan rasa duka cita atas wafatnya Ani Yudhoyono. Namun saat konferensi pers, Prabowo membuka rahasia pertemuan tersebut.
Termasuk soal pilihan Ani Yudhoyono saat Pilpres 2019. Saking tidak senangnya, SBY terlihat menyilangkan tangannya di dada serta langsung menggelar konferensi pers usai Prabowo pamit pulang.
Prabowo tiba sore hari. Ia didampingi Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. SBY menyambut Prabowo di halaman rumah Puri Cikeas. Keduanya saling memberi salam komando, bersalaman kemudian berpelukan. Keduanya kemudian menggelar pertemuan tertutup. Dalam pertemuan itu, Prabowo dan SBY juga didampingi oleh Hatta Rajasa, Ahmad Muzani, dan Hinca Pandjaitan.
Baca juga: Prabowo Dikecam karena Ungkit Pilihan Politik Ani Yudhoyono saat Takziah
Usai pertemuan singkat selama kurang lebih 30 menit, Prabowo menyampaikan keterangan pers sementara SBY berdiri tak jauh di belakangnya tapi tidak ikut melontarkan komentar. Dalam pernyataannya, Prabowo menjelaskan mengapa ia tak hadir di pemakaman Ani Yudhoyono, Minggu (2/6).
Setelah itu, Prabowo juga menyampaikan pernyataan soal pilihan politik Ani Yudhoyono di Pilpres 2014 dan 2019. Setelah memberikan pernyataan kepada awak media, Prabowo pamit pulang kepada SBY. Ia pun naik mobil dengan didampingi Muzani.
Setelah Prabowo meninggalkan Cikeas, SBY mendekati awak media. Dengan mimik wajah yang terlihat geram, SBY meminta awak media tak menyebarluaskan pernyataan Prabowo soal sikap politik Ani Yudhoyono tersebut.
SBY menilai pernyataan tersebut tak elok disampaikan di tengah suasana duka yang cukup mendalam.
Baca juga: Takziah di Rumah SBY, Prabowo: Enggak Ada Urusan Politik!
"Itu statement Pak Prabowo, itu politik, tentang Bu Ani, please tidak perlu disampaikan, Hari-hari ini penuh ujian bagi saya, Ibu Ani. Jangan dikaitkan dengan politik, itu tidak tepat dan tidak elok," kata SBY.
SBY pun mengucapkan pernyataan itu dengan suara yang bergetar. SBY juga memastikan bahwa mendiang istrinya memang tidak ingin dikaitkan dengan politik.
"Saya mohon pengertian perasaan kami yang berduka, beliau tidak ingin dikaitkan dengan politik," tutup SBY.
Prabowo sebelumnya juga mengaku menyesal tak sempat menjenguk Ani Yudhoyono untuk kedua kalinya saat masih dirawat di National University Hospital, Singapura. Prabowo sebenarnya hendak menjenguk Ani. Namun, niat itu urung dilakukan karena ia menduga kondisi kesehatan Ani membaik. Tapi, ternyata yang terjadi justru selanjutnya.
(snw)

Komentar Via Facebook :