Polisi Malaysia Ringkus WNI Perencana Serangan Ramadan

Polisi Malaysia Ringkus WNI Perencana Serangan Ramadan

Ilustrasi.

Kuala Lumpur - Kepolisian Malaysia menahan empat orang yang diduga merencanakan serangan di Negeri Jiran saat bulan Ramadhan. Seorang terduga pelaku adalah WNI.

Pejabat Kepolisian Malaysia Inspektur Jenderal Abdul Hamid Bador mengatakan, keempat orang yang ditahan dua orang dari Rohingya, seorang dari Indonesia, dan seorang lagi warga negara Malaysia.

Kelompok kecil yang ditahan itu dijuluki wolf pack. Abdul mengatakan, kelompok itu berencana melakukan serangan skala besar di Malaysia pada minggu pertama Ramadan.

Motif serangan adalah aksi balas dendam terhadap tewasnya seorang pemadam kebakaran muslim Malaysia pada November 2018 lalu. Pemadam kebakaran itu kehilangan nyawa akibat dipukuli saat kerusuhan rasial terjadi di Malaysia.

"Sel tersebut juga merencanakan operasi pembunuhan tokoh besar yang menghina dan gagal menegakkan Islam," ucap Abdul seperti dikutip dari Reuters, Senin (13/5/2019).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menyita sebuah senjata dan enam bahan peledak.

Kepolisian Malaysia tidak membeberkan identitas individu yang ditahan. Meski demikian, salah warga Rohingya yang ditahan adalah pendukung kelompok pemberontak ARSA.

(*)