Kisah Ruri Mengais Rezeki di Tengah Buruh Berdemonstrasi

Kisah Ruri Mengais Rezeki di Tengah Buruh Berdemonstrasi

Aisyah, anak Ruri (berjilbab cokelat) terlihat tenang ikut berjualan di tengah buruh yang berdemonstrasi. (Foto: Diah/batamnews)

Batam - Momen May Day 2019 di Batam tidak hanya dimanfaatkan oleh para buruh untuk menyuarakan aspirasinya. Sejumlah pedagang juga memanfaatkan untuk mengais rezeki.

Seperti Ruri, perempuan berusia hampir setengah baya ini mengais rezeki di tengah hiruk pikuk buruh berorasi di depan Gedung Graha Kepri, Batam Centre, Rabu (1/5/2019).

Sambil membawa anak bungsunya, Ruri menggelar dagangannya berupa makanan kecil dan air mineral. Bersama dengan puluhan pedagang lainnya, dia berharap ada setetes rezeki yang bisa didapatkannya hari ini.

"Dari jam 8 pagi kami sudah mulai buka lapak ini, malah para demonstran belum datang," kata Ruri. 

Tanpa rasa takut, dia membawa gerobak kecilnya yang sudah tersimpan di kawasan Engku Puteri menuju kerumanan massa pendemo tersebut. 

"Enggaklah, kenapa takut, sudah dua tahun jualan di sini, Insya Allah tak ada apa-apa," ujarnya. 

Dari sela-sela jeruji gerobak dorong tersebut tampak seorang gadis yang ikut menemani ibunya jualan. Momen libur sekolah dalam May Day itu dimanfaatkan untuk ikut ibunya berjualan. 

Menurut Ruri, anak bungsunya itu memang sering ikut dirinya berjualan. Aisyah, nama anak Ruri. Dia terlihat tenang sambil memainkan ponsel dan duduk dalam keranjang di tengah terik panas menyengat.

"Senang ikut ibu, tak panas kok, ramai orang di sini," jawab Aisyah dengan senyum kecilnya. 

Hingga menjelang siang, sejumlah dagangan Ruri laku. Jika dibandingkan dengan hari biasa, dia mengakui pendapatannya berbeda dengan saat ada peringatan May Day ini.

Biasanya, untung ratusan ribu rupiah didapatkannya dengan berjualan hingga menjelang malam. Namun kalin ini, hanya beberapa jam sejak membuka lapak, dia sudah mengantongi keuntungan yang lumayan.

"Harapannya selalu begitu, semoga Batam aman dan orang seperti saya ini bisa mudah mencari rezeki," tutup Ruri dengan senyum.

(das)