Alat Keselamatan Pekerja di Galangan PT MOS Karimun Dipertanyakan
Lokasi ledakan di kapal Success Energy yang menggegerkan galangan PT MOS Karimun. (Foto: Edo/Batamnews)
Karimun - Ledakan yang terjadi di galangan PT Multi Ocean Shipyard (MOS), Karimun terjadi di kapal Success Energy XXXII milik PT Soechi Lines Tbk. Kapal tersebut sedang dalam kalibrasi.
PT Soechi adalah induk perusahaan PT MOS yang berada di Jakarta. Akibat ledakan itu, dua pekerja mengalami luka bakar serius hingga dirawat secara intensif di rumah sakit.
"Pekerja tidak mengenakan safety," ujar sumber yang enggan namanya disebutkan.
Ketika melakukan pengelasan kapal, pekerja diduga hanya menggunakan baju kaos biasa tanpa dilengkapi pelindung seperti baju anti api dan sebagainya.
Kecelakaan kerja yang terjadi di PT MOS pada pekan lalu itu bukanlah yang pertama kali. Kecelakaan sudah beruntun terjadi di perusahaan galangan kapal yang berada di Kelurahan Sungai Raya, Kecamatan Meral itu.
Terkait proyek perbaikan kapal yang dikerjakan PT MOS, ada hubungan bisnis dengan PT Pertamina.
Bukan hanya kapal itu, PT MOS juga diketahui sedang menjalani kontrak dengan PT Pertamina untuk membangun kapal.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Lulik Febyantara sebelumnya mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait ledakan kapal di PT MOS tersebut.
"Kalau untuk sumber atau pemicu kobaran diduga dari percikan api las. Hasil olah TKP sementara, bagian kapal paling hangus terdapat di bagian dek kapal dan dugaan tempat itu merupakan sumber api utama," ujarnya.
Batamnews sempat menghubungi HRD PT MOS, Nasrul Aswad. Namun yang bersangkutan belum merespons
(aha)

Komentar Via Facebook :