Petugas PPK dan PPS Bertaruh Integritas di Tengah Godaan

Petugas PPS melakukan penghitungan suara. (Foto: Johannes Saragih/Batamnews)

Batam - Tidak hanya menghadapi beratnya pekerjaan penghitungan suara, petugas PPK/PPS ternyata kerap 'digoda' oknum caleg untuk mempermainkan jumlah suara. Mereka pun bertaruh integritas.

Beberapa petugas bercerita, terkait upaya para caleg mencoba untuk melobi petugas dengan segala cara untuk menjadi wakil rayat.

Namun petugas selalu menolak permintaan caleg untuk mempermainkan angka penghitungan suara itu. Rayuan itu pun tak berhenti sampai di situ.

Seperti pengakuan salah seorang petugas penyelengara pemilu di Kota Batam. Beberapa kali oknum (caleg) mengajaknya bertemu melalui via telepon.

"Kalau itu ada, oknum itu nelpon saya," kata petugas yang tidak mau namanya disebutkan itu.

Ia bercerita, banyak cara yang dilancarkan oknum tersebut, awalnya hanya berbincang kemudian meminta untuk bertemu di suatu tempat.

"Saya langsung jawab, ketemu untuk apa," ceritanya.

Begitu juga yang dirasakan petugas lain, mereka mengaku ada permintaan untuk memindahkan suara partai ke caleg, begitu juga  dengan permintaan lainnya. Tetapi para petugas mengaku paham dengan modus itu.

Namun petugas tetap mengedepankan integritas. "Itu menjadi hal nomor satu, kami harus menjaga itu," tegas petugas lain.

Kebanyakan caleg yang melakukan lobi teresebut adalah caleg yang mengetahui suaranya kalah duduk di kursi dewan.

Agung menegaskan, baik peserta pemilu maupun pihak penyelengara agar tidak melakukan upaya tersebut. Karena saat ini pihak KPU gampang mengetahui permainan serupa.

"Kami bahkan mewanti-wanti masalah itu, KPU RI sudah menginstruksikan agar salinan salinan C-1 ditempel di TPS, supaya masyarakat juga bisa memantau," ujar dia.

(tan)

SHARE US :