Harga Cabai Setan Meroket di Pagi Hari, Pedagang Pasar Sore Rugi

Warga membeli cabai di pasar Tos 3000 (Foto:Dyah/Batamnews)

Batam - Harga cabai rawit setan kembali meroket di pagi hari, Jumat (19/4/2019). Pedagang cabai di pasar sore mengalami kerugian menjual sisa stok setengah dari harga pagi.

Harga cabai setan pagi ini kembali naik di kisaran Rp90.000-Rp100.000 per kilogram (Kg). Padahal beberapa pasar sore sempat menurunkan harga cabai, dengan anggapan stok akan datang di sore atau malam hari.

Kenaikan harga cabai ini sudah terjadi sejak memasuki Pemilu. Hal ini awalnya dianggap sebagai hal lumrah karena terjadi libur serentak pencoblosan. Namun nyatanya dua hari pasca pencoblosan, harga cabai masih fantastis, karena stok masih kosong dan tidak ada pengiriman barang.

"Saya sudah terlanjur jual sisa stok segitu, tapi ternyata stok batal datang gimana lagi mba. Yah namanya orang dagang udah biasa hal kayak gini mba," ujar Arief pedagang di pasar SP, Sagulung.

Sementara itu, Jefri pedagang pasar Tos 3000 membenarkan tingginya harga cabai di pagi hari. Menurutnya harga ini memang sudah tinggi dari pemasok sejak pagi. Sehingga dirinya terpaksa menjual cabai rawit setan seharga Rp90.000 di penjualan siangnya.

"Stok dari sana kosong kayaknya," katanya.

Terkait naik turunnya harga cabai kemarin, Jefri mengaku tidak tahu karena sempat mengambil libur. Dirinya hanya tahu hari ini ketika berjualan harga sudah meroket.

"Saya sih kemarin sempet libur mba, yang saya tahu pas masuk hari ini harga cabai sudah naik," ucapnya.

Harga cabai pagi di pasar Tos 3000 terbilang sangat fantastis, bahkan harga cabai setan Rp90.000 per kg sudah termasuk harga siang, untuk harga paginya masih sebesar Rp100.000 per kg. Sedangkan cabai rawit hijau seharga Rp50.000 per kg, dan harga cabai merah keriting seharga Rp28.000 per kg.

Kenaikan harga cabai ini, selain dikarenakan momen libur pengiriman yang terjadi pada Minggu ini. Hal lain yang diduga juga turut menjadi pemicu, yakni mendekati bulan Ramadhan.

(das)

SHARE US :