https://www.batamnews.co.id

KPU Batam Ajak Penghuni Lokalisasi Sintai Nyoblos di Pemilu

Antusias penghuni lokalisasi Sintai di Batuaji mengikuti sosialisasi pemilu yang dihelat KPU Batam. (Foto: istimewa)

Batam - Penghuni lokalisasi juga mendapat perhatian dari penyelenggara pemilu. Tujuannya untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi, 17 April 2019 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam mengimplementasikan hal ini dengan memberikan sosialisasi kepada penghuni lokalisasi di Sintai, Batuaji, Selasa (19/2/2019). 

Sosialisasi di aula Teluk Pandan itu, diikuti oleh ratusan penghuni lokalisasi yang diadakan mulai pukul 14.00 WIB, dengan pembicara langsung dari anggota KPU.

Komisioner KPU Batam Divisi Teknis, Zaki Setiawan mengatakan, lokalisasi dijadikan tempat khusus sosialisasi karena termasuk kelompok marjinal yang kurang mendapatkan informasi tentang pemilu.

Selain itu, alasan KPU memilih menggelar sosialisasi pemilu kepada warga Lokalisasi Sintai, karena hasil dari pilkada kemarin tingkat partisipasi di lokalisasi itu minim.

Zaki menjelaskan, saat itu, dari 292 pemilih di sana, yang menggunakan hak pilihnya hanya sekitar 140 orang. 

"Kalau sekarang ini untuk Pemilu serentak 17 April 2019 nanti ada satu Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dimana ada sebanyak 120 orang jumlah pemilih yang sudah masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT),” ujarnya.

Zaki menyebutkan pada kegiatan sosialisasi kemarin, KPU juga memberikan penjelasan perihal pindah memilih dengan menggunakan form A5 untuk pindah memilih.

Sedangkan prosesnya nanti, warga bisa mengurus kepada panitia pemungutan suara (PPS) yang ada dikelurahan atau langsung ke KPU Batam. Sehingga nantinya mereka dapat menggunakan hak pilihnya pada hari H.

"Kita sarankan mereka langsung ke PPS yang berada di Tanjunguncang, biar dekat," ujarnya.

Namun Zaki mengatakan, sebagian warga di sana masih ada yang belum terdaftar sebagai pemilih dan belum mengurus untuk pindah memilih disini masih banyak juga. 

Karena sebagian besar tadi mayoritas warga di Sintai  belum masuk dalam daftar pemilih dan belum tahu apakah di daerah asalnya itu sudah terdaftar dalam daftar pemilih atau belum.

"Kalau data pastinya di dalam DPT itu saja, hanya sebanyak 120 orang saja yang sudah masuk DPT. Selebihnya belum, karena rata-rata memiliki e-KTP kampung," ucapnya.

Zaki berharap, dengan adanya sosialisasi ini mereka bisa tahu pelaksanaan pilkada dan menggunakan hak suaranya dalam pencoblosan mendatang.

(ude)
 


Berita Terkait