Kadin Batam: Kadin Tandingan Mencederai Demokrasi
Niko Nixon Situmorang (Foto: Istimewa)
Batam - Wakil Ketua Bidang Hukum Kadin Batam, Niko Nixon Situmorang menyatakan, Kadin Kepri maupun Kadin Batam yang dilantik beberapa minggu lalu melanggar hukum. Ia menilai pelantikan itu sarat kepentingan.
"Kadin yang terdaftar di Kemenkumham adalah Kadin yang diketuai Akhmad Maaruf Maulana di tingkap provinsi dan Kadin Batam Jadi Rajagukguk. Sedangkan di tingkat nasional Rosan Perkasa Roeslani. Itu (yang baru dilantik) Kadin tandingan," ujar Niko kepada batamnews baru-baru ini.
Niko menjelaskan kepengurusan Kadin Provinsi Kepulauan Riau dan Kadin Batam hingga saat ini juga belum berakhir.
Niko yang juga seorang pengacara ini juga menyayangkan pelantikan tersebut yang jelas-jelas melanggar aturan. Apalagi pelantikan tersebut hanya berdasarkan penunjukkan.
"Apa alasan penunjukannya, hanya satu Kadin yang terdaftar," ujar Niko. Niko pun menilai dengan adanya Kadin tandingan ini tidak sesuai dengan semangat demokrasi.
Niko pun merasa kecewa dengan sikap Gubernur Kepulauan Riau dan Wali Kota Batam yang menghadiri acara tersebut, yang seolah-olah menasbihkan mengenai keberadaan Kadin tersebut. Apalagi selama ini, Wali Kota Batam maupun Gubernur Kepri sering mengeluh soal dualisme kewenangan di Batam, tapi justru mendukung dualisme Kadin.
"Lebih baik memikirkan bagaimana melayani masyarakat, apa sih tujuan Kadin tandingan tersebut," ujar Niko.
Niko menegaskan, sikap Kadin dalam hal ini menyatakan Kadin tandingan tersebut tidak sah. "Itu tidak sah, sejauh ini Kadin yang resmi belum menggelar musyawarah untuk menggantikan pengurus dan ketua yang lama," katanya.
Pengurus baru Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dan Kadin Kota Batam tandingan tersebut resmi dilantik pada Sabtu (2/2) malam di Hotel Best Western Batam.
Ketua Kadin Provinsi Kepri Alfan Suheiri berikut pengurus, langsung dilantik Ketua Kadin Indonesia, Edi Ganefo. Di waktu bersamaan, Alfan melantik Ketua Kadin Batam Syamsul Paloh dan pengurusa.
Acara pelantikan tersebut mengambil tema Sinergitas Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha sebagai Pelopor Pertumbuhan Ekonomi.
Pelantikan tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun, Walikota Batam, Muhammad Rudi dan ratusan undagan lainnya.
(snw)
Komentar Via Facebook :