Kesepakatan 41 Titik Penjemputan Beratkan Penumpang Taksi Online

Kesepakatan 41 Titik Penjemputan Beratkan Penumpang Taksi Online

Taman Kolam Sekupang, salah satu titik penjemputan taksi online yang lokasinya berjauhan dengan pelabuhan domestik dan internasional.

Batam - Taksi konvensional dan taksi online telah menyepakati 41 titik penjemputan oleh taksi online Batam beberapa waktu lalu. Kesepakatan bersama ini difasilitasi oleh pihak Polresta Barelang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam. 

Namun tidak semua pengemudi taksi online setuju dengan keputusan itu. Salah satunya adalah Yohanes warga Batuaji yang biasa mangkal di Taman Kolam Sekupang.

Menurut Yohanes, kebijakan menentukan banyak titik itu sangat memberatkan pihak taksi online. Dia menilai titik-titik yang ditentukan itu tidak wajar dan bahkan belum tentu juga aman.

Baca: Penentuan Titik Penjemputan Taksi Online, Uba: Wali Kota dan Gubernur Cari Aman

Dia mencontohkan seperti kejadianpada Selasa (29/1/2019) malam, pihaknya masih saja diintimidasi oleh oknum taksi konvensional di dekat kantor JNE sekitar BCC Hotel, kawasan Penuin.

“Padahal itu sudah sangat-sangat jauh sekali. Sedangkan dari peraturannya, titik yang di dekat BCC kan di Sushi Tei. Itu kan sudah di luar kewajaran, logika saja,” ujar Yohanes kepada batamnews.co.id, Rabu (30/1/2019).

Lanjut Yohanes, jauhnya titik penjemputan untuk taksi online tentu dikeluhkan penumpang, khususnya wisatawan yang berkunjung ke Batam.

“Kita bicara kota wisata, tapi kalau sejauh itu tempat penjemputannya siapa yang mau jalan,” kata Yohannes.

Baca juga: Taksi Konvensional dan Online Batam Sepakati 41 Titik Penjemputan

Yohannes menyebutkan dirinya pernah mendengar salah satu penumpangnya berkata heran dengan Indonesia. 
“Aplikasi ini dibuat oleh anak negeri, tapi kami pengguna nggak bisa makai itu. Coba mas, bagaimana respon kita mendengar itu?” ucapnya.

Jadi dia berharap harus ada tindakan tegas dari pemerintah, “Kalau mau bicara pariwisata ya transportasinya dibenahi. Kalau maunya online diputus, ya diputus saja sekalian. Tapi sediakan bus-bus yang bagus,” katanya.

(ude)