https://www.batamnews.co.id

Bank Indonesia Kepri Latih Para Santri Jadi Wirausaha

Bank Indonesia Kepri

Batam - Kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepuluan Riau mendorong pesantren tumbuh mandiri dengan pengembangan ekonomi. Program ini sudah dikakukan di 3 pesantren di Batam dan Tanjungpinang.

"Pertama di Pesantren An-Ni'mah Dapur 12 Batam. Program kemandiriannya berupa pembuatan tepung kelapa untuk menjadi santan. Sekarang lagi proses instalasi mesin," ujar Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra di Batam Centre, Kamis (20/12/2018).

Lokasi lainnya berada di Tanjungpinang yang fokus mengembangkan pertanian organik terpadu. Serta urban farming dan laboratorium pupuk organik di pesantren kawasan Nongsa.

"Kami ingin juga para santri punya jiwa entrepreneur (wirausaha), bisa mandiri, dan menghasilkan," katanya.

Selain itu juga ada pengurus di pesantren yang merupakan alumni Wirausaha BI (WUBI), sehingga juga ikut berperan serta mengembangkan program kemandirian tersebut.

Saat ini BI memang tengah fokus mengembangkan usaha mikro kecil menenangah (UMKM) melalui program WUBI. Karena UMKM berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan domestik bruto (PDB).

Gusti menyebutkan dari sisi jumlah unit usaha, UMKM terdiri dari 98,7 persen dari total unit usaha yang ada di Indonesia yaitu sebanyak 56 juta.

"Serapan tenaga kerja di UMKM ini juga 80 persen lebih. Kalau yang 1 persen kolaps, pengaruh besar pada perekonomian. Itu kenapa BI dorong UMKM tumbuh. Kalau bisa didorong untuk naik kelas," jelas Gusti.

(ret)