Langkah Aman yang Harus Dilakukan Ketika Memasak Daging Ayam

Langkah Aman yang Harus Dilakukan Ketika Memasak Daging Ayam

Ilustrasi

Jakarta - Makanan yang dibuat dan diolah dari ayam pedaging menjadi penyebab dari berbagai penyakit dan kematian yang disebabkan keracunan dibanding jenis makanan lainnya. Dilansir dari Fox News, hal ini diperkuat data yang dikeluarkan oleh Centers for Disease Control (CDC) yang menyebut bahwa 12 persen dari kasus keracunan makanan di Amerika Serikat disebabkan oleh ayam.

Untuk di Indonesia, ayam merupakan salah satu lauk yang paling mudah untuk ditemui dan memiliki jenis olahan yang cukup banyak. Sayangnya masih banyak hal yang luput baik ketika ayam ini dibesarkan yang dapat membuatnya menjadi sarang bagi berbagai penyakit.

Sebagai konsumen, tentu saja kita tidak dapat mengawasi secara sungguh-sungguh apakah ayam sudah benar-benar bebas dari virus dan bakteri. Fase ketika ayam diternakkan ini merupakan salah satu masa rentan akan masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh mereka.

Salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah dengan memperhatikan bahwa ayam benar-benar disiapkan dengan baik ketika dimasak.

1. Selalu Bersihkan Alat Dapur

Menggunakan alat masak secara bersamaan ketika memasak ayam dan bahan lain dapat menyebabkan bakteri dan virus yang dikandungnya menyebar, terutama pada ayam yang dapat dimasak. Selalu pastikan untuk mencuci pisau, piring, atau benda lain setelah digunakan untuk menyiapkan ayam.

Lebih baik lagi jika menggunakan alat yang benar-benar berbeda agar tidak terjadi perpindahan bakteri dan virus ini. Namun jika memang jumlah alat terbatas, pastikan untuk selalu mencucinya terlebih dahulu.

2. Jangan Cuci Ayam

Sebaiknya jangan cuci ayam terlebih dahulu sebelum dimasak karena itu tidak akan membunuh bakteri yang ada di dalamnya. Cara terbaik untuk membunuh bakteri dalam ayam adalah memanaskannya dalam jangka waktu tertentu.

Mencuci ayam terutama di wastafel sebelum dimasak dapat menyebarkan bakterinya sesuai arah percikan air. Bahkan bakteri dapat menempel ke tangan dan baju orang yang sedang menyiapkan makanan.

3. Buang dan Bungkus Sampah Hati-Hati

Usai menyiapkan makanan tadi, pastikan untuk menyisihkan sampah dari ayam tadi. Selain itu, pastikan juga tidak ada yang tercecer baik dalam bentuk potongan atau cairan.

Bungkus sampah tadi dan pastikan benar benar tertutup dengan sempurna. Selanjutnya, suci dengan bersih berbagai alat makan yang sudah digunakan termasuk tanganmu.

4. Pastikan Kematangan Daging

Ayam tidak matang merupakan penyebab utama dari keracunan makanan. Jika daging ayam terlihat masih pink, maka itu tandanya belum matang.

Cara lain untuk memastikannya adalah dengan menggunakan termometer. Tentu saja termometer yang digunakan adalah yang khusus untuk makanan.

5. Jika Tidak Habis, Langsung Masukkan Kulkas

Jika daging ayam yang dimasak tadi tidak langsung habis dalam sekali makan, maka harus langsung disimpan. Setidaknya jika dua jam setelah dimasak, daging masih belum habis maka harus langsung disimpan.

Daging sisa ini juga tidak boleh disimpan secara sembarangan. Sebaiknya masukkan daging ayam tadi ke dalam kulkas dan jangan lupa untuk menutup terlebih dahulu daging tadi dengan plastik atau penutup lainnya.

Empat hal tadi setidaknya harus diperhatikan ketika memasak ayam agar virus dan bakteri yang mungkin ada di dalamnya tidak tersebar.

(pkd)