Bawaslu Bintan Surati BKPPD Terkait Honorer Daftar Caleg

Bawaslu Bintan Surati BKPPD Terkait Honorer Daftar Caleg

Ilustrasi.

Bintan - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bintan telah mendapatkan 11 laporan dari warga dan dewan terkait honorer Pemkab Bintan dan Pemprov Kepri yang  mencalonkan diri di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang. 

11 honorer itu adalah Irmansyah, Yunus, Sakri, Eni Maryati, Halijah, Muhammad Zuchri Marzuki, Azmanto, Muhammad Toha, Manisha, Yulianti dan Sri Maningsih.

Komisioner Bawaslu Bintan, Dumoranto mengatakan 10 nama honorer yang didapatkan Bawaslu Bintan dari laporan dan tanggapan warga dan anggota DPRD Bintan itu sudah diserahkan ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Bintan.

"Sudah kita serahkan namanya ke BKPPD Bintan. Tujuannya agar ditangani langsung oleh instansi pemerintah sebab honorer itu maju sebagai calon legislatif (caleg)," ujarnya, kemarin.

11 honorer yang maju caleg, kata Dumoranto, dua orang calonkan diri dari Partai Nasdem, tiga orang dari Partai PKS, dua orang dari Partai Golkar, dua orang dari Gerindra, satu orang dari Partai Demokrat dan satu orang dari Partai PDIP.

Dari total keseluruhan, 8 honorer lainnya sudah mengundurkan diri. Sedangkan 3 orang lagi belum mengundurkan diri. Namun informasi yang diperolehnya dari BKPPD Bintan 3 orang itu akan dipecat.

"Memang dalam aturan Bawaslu tidak menegaskan honorer mengundurkan diri. Namun dalam aturan kepegawaian mereka bisa dikenakan sanksi. Makanya kami surati BKPPD Bintan," katanya.

Menurut Dumoranto, honorer yang maju mencalonkan diri untuk ikut pileg tahun depan lebih dari itu. Namun untuk jumlah pastinya berada di tangan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan.

"Yang kami dapat hanya laporan dari warga dan dewan saja. Kalau lebih lengkapnya ada di data KPU Bintan," ucapnya. 

(ary)