Diringkus di Batam, Begini Awal DV Terjerumus Jadi Gay di Bali

Gay

Batam - Seorang PSK gay diciduk jajaran Satreskrim Polresta Barelang baru-baru ini. Ia merupakan pemilik akun facebook "Pijat Gay Batam".

Dari penelusuran batamnews, pria berinisial DV itu menjadi gay dimulai sejak kelas I SMP setelah ayahnya meninggal dunia.

Usai menjalani pemeriksaan di unit V Polres Barelang, Selasa (23/10/2018) lalu, DV mengaku pernah bekerja di Bali. Ia mengalami keterpurukan setelah kepergian sang ayah.

Ia pun bercerita pernah memiliki kekasih wanita namun perasaan itu hanya sebentar saja.

"Dulu ada pacar namun sebentar aja sebab sejak kelas I SMP ayah saya meninggal dunia sehingga rasa figur sesosok bapak hilang, saya mulai terjerumus dengan sesama kaum lelaki," sebut DV.

DV menambahkan, selama di Bali kurang lebih dua tahun ia mempelajari memijat laki-laki dan ikut bergabung sebuah perkumpulan sesama jenis sehingga di sanalah dirinya mulai penyuka laki laki.

Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, pihaknya mengintensifkan patroli siber di media sosial menyusul maraknya praktik lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT).

Salah satu sasaran patroli siber polisi adalah media sosial Twitter. Petugas menemukan sebuah akun mencurigakan yakni @pijatpriabatam.

Dari penelusuran, akun yang dimiliki DV ini memampang foto-foto vulgar sekaligus menawarkan layanan seks sejenis.

Polisi kemudian bergerak dan mendapati DV dengan seorang pria sedang berada di sebuah hotel pada 9 Oktober lalu. "Mereka kita tangkap saat sedang bertransaksi," kata Hengki saat ekspos di Polresta Barelang, Senin (22/10/2016).

Sejumlah barang bukti diamankan antara lain satu KTP atas nama Dos Vromiza, kartu m-one hotel kamar 508, dua bungkus kondom merek Sutra kemasan kecil.

Tidak hanya itu ada beberapa alat kosmetik seperti botol minyak bayi merek Cussons Baby 100 ml, Durex Play, minyak rambut gatsby, Fiesta, dan Fair & Lovely yang juga ikut diamankan.

(jim)