https://www.batamnews.co.id

Sejumlah Pegawai Kejaksaan Palu Hilang Kontak Usai Gempa

Bangunan di Kejati Sulteng rusak akibat gempa (Foto: detik.com)

Palu - Akibat gempa dan tsunami yang melanda Palu (28/9) lalu, sejumlah gedung kejaksaan di Sulteng rusak parah. Bahkan sejumlah pegawai kejaksaan juga belum diketahui keberadaannya pasca gempa.

"Kejari Poso: Kasi Pidsus, Kasi Datun, dan Pemeriksa belum termonitor," ucap Jamintel Kejagung, Jan S Maringka, kepada detikcom, Selasa (2/10/2018).

Berikut data pegawai kejaksaan yang hilang kontak per 1 Oktober 2018:

1. Kejati Sulteng: Masih ada pegawai yang belum termonitor dan saat ini masih dilakukan kontak

2. Kejari Palu: Kondisi pegawai atas nama Azalia, Daskrimti, jaksa fungsional atas nama Erlin belum termonitor.

3. Kejari Parigi Moutong: Kondisi bendahara belum diketahui

4. Kejari Poso: Kasi Pidsus, Kasi Datun dan Pemeriksa belum termonitor

Jan mengatakan, berdasarkan data per 1 Oktober kemarin, ada sejumlah gedung kejaksaan yang rusak di sana. Di antaranya adalah, Gedung Kejati Sulteng, Kejari Palu, Kejari Donggala, 

Kejaksaan juga mengirimkan bantuan logistik kepada pengungsi gempa yang dikoordinir Kejati Gorontalo. Bantuan logistik dan BBM sejumlah 7 truk dikawal oleh polisi-TNI. 

"Bantuan dikawal Polda, Polres Pohuwatu dan Korem dan Kodim Pohuwatu dengan kelengkapan senjata laras panjang, dan pistol untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Diperkirakan Selasa ini pukul 13.00 WITA sudah sampai di Palu," ucap Jan.

(aiy)