Pria Ini Protes Fotonya Dipakai Bebas di Bungkus Rokok
Dadang Mulya, seorang pria asal Kuningan, Jawa Barat melayangkan protes setelah mengaku fotonya dipakai sebagai peringatan bergambar di bungkus rokok.
Jakarta - Dadang Mulya, seorang pria asal Kuningan, Jawa Barat melayangkan protes setelah mengaku fotonya dipakai sebagai peringatan bergambar di bungkus rokok. Foto yang dimaksud adalah fotonya saat merokok sambil menggendong bayi.
Bersama 4 gambar lainnya, foto tersebut digunakan sebagai peringatan bergambar atau pictorial health warning (PHW) yang diterapkan pada bungkus rokok secara efektif sejak Juni 2014.
Bungkus rokok dengan model pria menggendong anak sambil merokok sejak dikeluarkan memang menjadi kontroversi karena menampilkan gambar bayi lucu.
Tapi hal ini ditampik oleh Kementerian Kesehatan. Menurut Kepala Subdit, Advokasi dan Kemitraan, Direktorat Promosi Kesehatan, Ditjen Kesmas, Kementerian Kesehatan, Sakri Sab'atmaja, SKM, Msi, gambar tersebut diambil dari Tobacco Labelling Resource Centre Thailand.
"Itu (gambar bungkus rokok) dari 2005 ada bank datanya, coba saja cek di website-nya, bisa dilihat semua orang kok," kata kepada detikHealth, Rabu (25/7/2018).
Setiap gambar bungkus rokok akan dievaluasi keefektifannya oleh beberapa badan survei. Untuk gambar pria yang menggendong anak sambil merokok ini disebut tidak efektif untuk dijadikan peringatan kesehatan atau disebut PHW (pictorial health warning).
"Memang itu (gambar pria menggendong anak sambil merokok) skornya rendah, artinya tidak efektif lagi," tutur Sakri.
Sesuai regulasi, Kemenkes mengeluarkan tiga gambar baru untuk akan menggantikan gambar-gambar yang tidak efektif lagi.
Dari ketiganya, dua di antaranya menggunakan model asli dari Indonesia, yang merupakan pengidap penyakit terkait rokok.
(*)
Komentar Via Facebook :