Miris, Pulau Kasu Dekat dengan Batam tapi Warganya Susah Dapatkan Air Bersih
Warga Pulau Kasu mengangkat dua ember air bersih untuk dibawa pulang ke rumah
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Musim kemarau yang terjadi saat ini membuat 1.500 kepala keluarga di Kelurahan Pulau Kasu, Kecamatan Belakang Padang sulit mendapatkan air bersih layak konsumsi.
Masyarakat yang tinggal di pulau yang berjarak sekira 2 hingga 3 mil dari Pelabuhan Sekupang Batam (atau sekira 40 menit menggunakan speed boat) ini mesti berjibaku untuk mendapati air bersih.
Tidak adanya instalasi pipa atau fasilitas ledeng yang mengalirkan air bersih ke rumah-rumah warga memaksa 1.500 kepala keluarga harus membeli air dari seorang penjual yang berada di bibir pantai Pulau Kasu.
Setelah membeli air dari bibir pantai yang dibawa seorang penjual dari Pulau Lumba menggunakan speed boat besar, warga mesti berjibaku menjinjing dua buah ember yang masing-masing berkapasitas 25 kg untuk memenuhi kebutuhan air di rumah mereka.
"Kalau per-ember ini harganya Rp 1.000. Tapi kalau satu jerigen besar harganya Rp 13 ribu," kata Safrudin, warga setempat, kepada Batamnews.co.id, Kamis (16/4/2015).
Masyarakat sangat berharap Pemerintah Kota (Pemko) Batam dapat memberikan perhatian dan memfasilitasi penyediaan air bersih di rumah-rumah warga agar tidak mengalami kesulitan mendapatkan air seperti yang dirasakan warga sekrang ini.
[alf]

Komentar Via Facebook :