Enriqo Moreno : Air ATB Berbuih karena Tekanan Pipa
Penggunaan klorin untuk membunuh bakteri pada air bersih ATB, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh World Health Organization dan Permenkes. (foto:ist)
BATAMNEWS.CO.ID, Batam - Pelanggan ATB terkadang mengeluhkan kondisi air ATB berwarna putih dan berbuih. Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB menjelaskan hal tersebut terjadi karena adanya tekanan dari pipa ATB.
“Ini dapat terjadi jika adanya tekananan air yang terlalu tinggi di dalam pipa. Kondisi terjadi dimana pemakaian air di suatu area sedang tidak banyak digunakan pelanggan,” ujar Enriqo Moreno, Corporate Communication Manager ATB.
Menurutnya air tersebut tetap aman untuk dikonsumsi dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Kondisi air berbuih dan berwarna putih ini bersifat sementara.
“Pelanggan cukup mendiamkan air berbuih dan berwarna putih sesaat, maka air tersebut akan kembali jernih, dan aman untuk digunakan pelanggan dalam kegiatan sehari-hari,” ujarnya.
Air berbuih putih terkadang diasumsikan pelanggan sebagai dampak penggunaan klorin pada air. Padahal klorin yang bermanfaat untuk membunuh bakteri tersebut tidak bewarna dan tidak merubah warna air, hanya berbau.
Kadar klorin pada air yang diolah oleh ATB tidak melebihi standar. Klorin bukanlah zat kimia yang murah, sehingga ATB selalu memastikan klorin digunakan sesuai dengan standarnya.
“Klorin yang digunakan untuk membunuh kuman, bakteri pada air, sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh World Health Organization dan Permenkes,” kata Enriqo.
Dalam berbagai kesempatan, PT Adhya Tirta Batam terus mengedukasi pelanggan terkait suplai air ATB yang pada waktu tertentu muncul buih berwarna putih ini.
Melalui kunjungan warga ke Instalasi Pengolahan Air (IPA) ATB, layanan call centre ATB, serta media sosial ATB, seperti facebook, twitter, dan instagram.
(*)
Komentar Via Facebook :