Dirjen Bea Cukai Datang ke Karimun, Wartawan Diminta Tidak Tanya Soal Ini

Pembukaan Patkor Kastima dihadiri oleh Dirjen Bea dan Cukai, Heru Pambudi dan Kepala Kastam Malaysia, Datok Zulkifli, serta TNI-Polri dan perangkat FKPD. (foto: edo/batamnews)

BATAMNEWS.CO.ID, Karimun - Ada yang tidak biasa saat kedatangan Direkur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi yang membuka Patkor Kastima antara Bea dan Cukai Kepri dan Kastam Di Raja Malaysia, Kamis (7/9/2017). Wartawan diminta tidak bertanya-tanya soal dua oknum pegawai Bea Cukai yang terlibat narkoba. 

Dua pegawai Kanwil Bea Cukai bernama BRM (24) dan DTR (24) terjaring razia Badan Narkotika Nasional Kabupaten Karimun, beberapa hari lalu. 

Para awak media dibriefing dan disarankan untuk menanyakan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan Patkor Kastima saja.

"Nanti kalian jangan bertanya soal dua pegawai yang positif menggunakan sabu-sabu kemarin yang dirazia BNN ya, soal kegiatan Patkor Kastima saja," ujar seorang pejabat Bea Cukai yang namanya dirahasiakan di Kantor Kanwil DJBC Provinsi Kepri.

Ia juga meminta wartawan tidak menanyakan soal tangkapan handphone beberapa hari lalu juga dengan alasan Menteri Keuangan yang akan mengeksposenya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dikabarkan akan tiba di Bandara Hang Nadim Batam sore ini dengan menumpang maskapai penerbangan Garuda dan esok harinya, Jumat (8/9/2017) akan mengekspose penangkapan sekaligus melaksanakan pemusnahan barang bukti tangkapan.

Sebelumnya, tiga orang Aparatur Sipil Negara (ASN) masing dari Bea dan Cukai serta Imigrasi Karimun dinyatakan positif mengkonsumsi amphetamine saat tes urine yang digelar BNN Karimun dalam Operasi Bersinar, Minggu (3/9/2017) pagi.

Dua orang adalah pegawai Bea dan Cukai, kemudian satu orang lagi merupakan pegawai Imigrasi. Tiga orang tersebut, terjaring di sebuah kamar hotel.  

Ketiganya dinyatakan pecandu ringan sehingga hanya menjalani rawat jalan.
 

(jim)